Breaking News:

Anggota DPRD Ini Diusulkan Dipecat, Terjaring Razia Balap Liar Mencoreng Nama Baik Partai

Hasil penelusuran pengurus partai menunjukkan Ikhsan melakukan pelanggaran etik berat karena diduga terlibat dalam balapan liar

Editor: Hendra
(KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI)
Anggota DPRD Kota Madiun, Ikhsan Abdurrahman Siddiq (24) membantah bila dirinya terlibat dalam balap motor liar hingga dugaan perjudiannya saat terciduk operasi gabungan yang digelar Polres Madiun Kota pekan lalu. 

POSBELITUNG.CO   - Anggota DPRD Kota Madiun Ikhsan Abdurrahman Siddiq terancam dipecat dari keanggotan partai yakni PDI Perjuangan Kota Madiun.

Bahkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan Kota Madiun telah mengusulkan pemecatannya dari anggota partai.

Ikhsan yang merupakan anggota DPRD Kota Madiun itu dinilai mencoreng nama baik partai.

Ia terciduk dalam razia balap motor liar pada awal Mei 2020.

Ketua DPC PDI-P Kota Madiun Anton Kusumo mengatakan, usulan pemecatan Ikhsan telah disampaikan ke DPP PDI-P di Jakarta.

“Hasil rapat pleno memutuskan saudara Ikhsan dinilai melanggar kode etik partai dan tidak menghargai marwah PDI-P. Untuk itu diusulkan yang bersangkutan diberhentikan keanggotannya dari PDI-P,” ungkap Anton kepada Kompas.com, Selasa (21/7/2020).

Berdasarkan hasil rapat pleno, Ikhsan dinilai melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

Anton menjelaskan, pemberhentian seorang anggota partai harus mendapatkan persetujuan dari DPP PDI-P di Jakarta.

Saat ini, usulan pemberhentian Ikhsan sudah dibahas di tingkat DPD PDI-P Jawa Timur.

Menurut Anton, hasil penelusuran pengurus menunjukkan Ikhsan melakukan pelanggaran etik berat karena diduga terlibat dalam balapan liar di Ring Road Madiun.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved