Breaking News:

Berita Belitung Timur

Habitat Terganggu Ular Sanca Sasar Ternak Warga

Camat Kelapa Kampit, Syahril menuturkan keberadaan ular jenis sanca di dekat rumah dinas yang dihuninya memang lumayan banyak.

Posbelitung.co/Suharli
Camat Kelapa Kampit, Syahril 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Camat Kelapa Kampit, Syahril menuturkan keberadaan ular jenis sanca di dekat rumah dinas yang dihuninya memang lumayan banyak. Pasal sejak dia tinggal di sana sudah enam kali ular masuk kadang ayam.

"Mungkin karena dekat dengan kolong, dan mungkin agak sedikit lembab daerah sekitarnya, ini kejadian yang keenam kalinya masuk kandang ayam, kemarin (21/7) kandang juga tidak ditutup rapat jadi mungkin masuk dari pintu kadang," ungkap Syahril kepada Posbelitung, Rabu (22/7/2020) di Kantor Camat Kelapa Kampit.

Dia berpendapat habitat yang terganggu dan adanya perburuan hama tikus yang juga mengganggu warga, diduga membuat hewan melata ini menyasar hewan ternak warga seperti ayam.

"Kalau dihitung mungkin ada lah tiga empat ekor ayam yang sudah dimakan ular, ada juga ketahuan saat baru melilit ayam, cuman ini mungkin kadang juga terbuka ayam lari semua," ujarnya.

Ular sanca tersebut rencana akan dilepa liarkan jauh dari pemukiman warga, namun bila ada yang berminat mengadopsi ular atau mengambil ular tersebut juga dipersilakannya mengambil di rumah dinas Camat Kelapa Kampit. 

Warga yang membantu proses evakuasi ular sanca di rumah dinas Camat Kelapa kampit Syahril. Rabu (22/7/2020)
Warga yang membantu proses evakuasi ular sanca di rumah dinas Camat Kelapa kampit Syahril. Rabu (22/7/2020) (Ist/Syahril)

Taklukan Ular Sanca Sepanjang Tiga Meter

Herwandi warga Desa Mayang, yang melakukan evakuasi ular sanca di kandang ayam milik Camat Kelapa Kampit Syahril mengaku memang sudah beberapa kali ketika ada kejadian serupa dihubungi untuk menangkap ular.

Saat menangkap ular sanca  sepanjang  tiga meter yang melilit di tiang kandang ayam, ular tersebut sempat melawan ketika akan dievakuasi.

"Kalau biasanya saya tangkap kepalanya dulu supaya tidak mematuk kan, tapi tadi sempat ngelawan, kepalanya juga sempat mematuk kayu kandang, karena posisinya saat itu melilit di kayu jadi ekornya saya tarik dulu, biar badannya memanjang," ungkap Herwan kepada posbelitung.co, Rabu (22/7/2020).

Usai berhasil ditangkap mulut ular pun dilakban agar tidak menggit, selanjut dimasukan kekarung.

Halaman
12
Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved