Breaking News:

Berita Belitung Timur

Hari Bhakti Adhyaksa ke-60, Kejari Belitung Timur Siap Menuju WBBM hingga Kawal Dana Refocusing

Kejaksaan Negeri Belitung Timur melaksanakan upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 secara virtual se-Indonesia, Rabu (22/7/2020).

Posbelitung.co/BryanBimantoro
Kajari Abdur Kadir didampingi Kasi Intel Angga Insana Husri dan Kasi Pidsus Andi Sitepu seusai upacara virtual Hari Bhakti Adhyaksa ke-60, Rabu (22/7/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNGTIMUR - Kejaksaan Negeri Belitung Timur melaksanakan upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 secara virtual se-Indonesia, Rabu (22/7/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri Beltim Abdur Kadir mengatakan dalam peringatan ke-60 ini dimanfaatkannya sebagai momen untuk lebih dekat kepada masyarakat.

Berbagai program unggulan yang bersentuhan langsung dan melayani masyarakat, seperti Si Cantik Berbakti, Pelakor Bijak, Laskar Pelangi, sampai yang terbaru drive-thru bukti tilang.

Program-program tersebut yang diinisiasi oleh Kejari Beltim supaya tetap didukung oleh masyarakat.

"Kami sudah presentasi mengenai kesiapan kita menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) kepada bagian pengawasan Kejagung dan Kabag Reformasi Birokrasi Kejagung. Kita sudah dapat Wilayah Bebas Korupsi dan sekarang menuju WBBM. Kami harap dapat kesempatan untuk memaparkan program unggulan kami tersebut kepada Kemenpan-RB," kata Abdur kepada posbelitung.co saat ditemui di ruangannya usai acara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa didampingi oleh Kasi Pidsus Andi Sitepu dan Kasi Intel Angga Insana Husri, Rabu.

Lebih lanjut, Abdur juga menyampaikan peran Kejaksaan dalam hal ini Jaksa Pengacara Negara yang sudah dan akan terus mendampingi dan mengawal dana refocusing penanganan covid-19 yang disiapkan oleh Pemkab Beltim.

Total dana refocusing sebesar lebih kurang Rp90 miliar yang diperuntukkan kepada penanganan kesehatan, dampak sosial, dan jaring pengaman sosial.

"Alhamdulillah JPN sudah dapat melakukan tugasnya dalam pendampingan tersebut. Mulai dari mendorong refocusing hingga mendorong realisasi bantuan yang berasal dari APBD tersebut. Pembagian ini sebagaimana saran kita dibagi melalui aparat desa, melalui rekening desa-desa. Nanti pihak desa yang akan mendistribusikannya ke masyarakat," jelas Abdur.

Ia juga menyampaikan akan segera mengevaluasi mengenai serapan anggaran yang sudah digunakan untuk penanganan covid-19 di Beltim.

"Ini masih dalam proses pendampingan. Kami akan mengundang pemda mengenai serapannya, sudah digunakan untuk apa saja dan ke mana saja uang tersebut. Kita akan lacak semuanya demi transparansi kepada publik," tegasnya.

Lebih jauh Abdur menekankan bahwa Kajagung Burhanuddin sudah menyampaikan delapan perintah harian yang harus dijalankan oleh setiap insan adhyaksa.

Ia mengaku akan menjalani tugas dan fungsinya secara profesional, berintegritas, dan akuntabel.

"Profesional dalam arti menindak tegas segala perkara yang sudah cukup syarat formil dan materil, berintegritas berarti tidak bisa dipengaruhi oleh kepentingan apapun, dan akuntabel yang artinya bisa dicek dan direview bagaimana kerja kami ke belakang. Semoga Kejaksaan Negeri Belitung Timur semakin dicintai masyarakat," kata Abdur. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved