Breaking News:

Berita Belitung Timur

Pertamina Sudah Dimintai Keterangan, Kasus Dugaan Mark Up BBM Pemkab Beltim Berlanjut

Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur Abdur Kadir menegaskan sampai sekarang sudah memeriksa 60 saksi untuk dimintai keterangan.

posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Kajari Belitung Timur Abdur Kadir 

POSBELITUNG.CO, BELITUNGTIMUR - Pengusutan kasus dugaan mark up BBM Pemkab Belitung Timur terus berlanjut.

Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur Abdur Kadir menegaskan sampai sekarang sudah memeriksa 60 saksi untuk dimintai keterangan.

"Termasuk saksi yang didatangkan dari legal Pertamina Sumbagsel Palembang. Perkara yang ditangani ini dari tahun 2012 hingga 2019," kata Kajari kepada posbelitung.co saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (22/7/2020).

Abdur mengatakan sudah meminta keterangan dan daftar harga dari jenis BBM yang ada di tahun tersebut.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pertamina Sumbagsel Palembang atas kerjasamanya.

"Dengan data ini kami bisa rampungkan lebih cepat," kata Abdur.

Kemudian, selanjutnya, pihaknya akan segera meminta keterangan dari ahli-ahli, baik dari BPK, auditor maupun akademisi.

"Kami mohon dukungan dari masyarakat supaya kasus dugaan mark up BBM Pemkab Beltim ini segera mencapai titik terangnya," harap Abdur.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri Belitung Timur menaikkan status ke tahap penyidikan terhadap kasus dugaan penggelembungan pada pembayaran bahan bakar minyak (BBM) oleh Pemkab Belitung Timur kepada PT. MPP pada Selasa (18/2) lalu.

Nominal penggelembungan sebesar Rp 300 per liter dari harga eceran tertinggi (HET) bagi masing-masing jenis BBM.

Seluruh OPD di Beltim bekerjasama dengan pihak ketiga tersebut setiap awal tahun dengan periode perjanjian bervariasi. Kerjasama ini telah dilakukan sejak tahun 2012.

Pengusutan kasus ini berdasarkan laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan Pangkalpinang nomor 83.C/LHP/XVIII.PPG/06/2019 tanggal 18 Juni 2019. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved