Breaking News:

Kriminalitas

Calon Pengantin Dikeroyok hingga Tewas di Palembang, Pelaku Akhirnya Ditangkap Polisi

Anom menyebutkan, motif kasus pembunuhan itu berawal dari terjadinya cekcok mulut antara korban dan keluarga para pelaku.

Penulis: tidakada007 | Editor: Khamelia
KOMPAS.com/AJI YK PUTRA
Tempat lokasi kejadian pembunuhan yang menimpa Rio Pambudi Wicaksono (25) masih dipenuhi oleh rekan tetangga korban di komplek Perumahan Griya Macan Lindungan Kelurahan Bukti Baru, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, Sumatera Selatan, Senin (20/7/2020). Rio diketahui tewas setelah dianiaya oleh empat orang tetangganya. 

Update Calon Pengantin Dikeroyok hingga Tewas di Palembang, Pelaku Akhirnya Ditangkap Polisi

POSBELITUNG.CO - Seorang calon pengantin, Rio Pambudi Wicaksono (25) tewas dikeroyok tetangganya sendiri jelang pernikahan.

Terbaru, para pelaku, yakni kakak-adik, Oka Candra Dinata (28) dan Rizki Ananda (22) berhasil ditangkap polisi.

Diketahui, aksi pengeroyokan berujung maut ini sempat membuat warga Ilir Barat, Palembang, Sumatera Selatan heboh.

Saat diringkus, kedua pelaku hanya bisa tertunduk lesu.

Oka Candra Dinata (28) dan Rizki Ananda (22) yang merupakan kakak beradik pelaku pembunuhan terhadap Rio Pambudi Wicaksono (25) saat diamankan di Polsek Ilir Barat 1 Palembang, Sumatera Selatan, (22/7/2020).
Oka Candra Dinata (28) dan Rizki Ananda (22) yang merupakan kakak beradik pelaku pembunuhan terhadap Rio Pambudi Wicaksono (25) saat diamankan di Polsek Ilir Barat 1 Palembang, Sumatera Selatan, (22/7/2020). (KOMPAS.com/AJI YK PUTRA)

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji mengatakan, Oka dan Rizki ini ditangkap petugas saat sedang bersembunyi di kediaman keluarganya di Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (22/7/2020).

Dari tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis badik yang digunakan tersangka Oka untuk menusuk korban.

"Pelaku penusukan adalah tersangka Oka. Sedangkan adiknya, Rizki menendang kepala korban sebanyak dua kali saat korban terkena luka tusuk," kata Anom saat melakukan gelar perkara.

Anom menyebutkan, motif kasus pembunuhan itu berawal dari terjadinya cekcok mulut antara korban dan keluarga para pelaku.

Lalu Oka dan adiknya langsung menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam sehingga korban mengalami luka parah di tulang rusuk sampai akhirnya meninggal.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved