Breaking News:

Berita Belitung Timur

Bantah Mark Up, Kuasa Hukum MPP Akui Naikkan Harga BBM Pemkab dan OPD di Beltim, Ini Penjelasannya

Lauren menilai bahwa Kejari Belitung Timur juga tidak berwenang melakukan penyelidikan maupun penyidikan

(IST/Dok Pribadi)
Kuasa Hukum PT Multi Patra Persada (MPP) Lauren Harianja. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Kuasa hukum PT Multi Patra Persada (MPP), Lauren Harianja dan Wahyu Pamungkas Nugraha dari firma ADW Law Office membantah dugaan mark up sebesar Rp 300 per liter terhadap pembayaran BBM dari Pemkab beserta OPD Belitung Timur kepada perusahaan.

Menurut Lauren, penambahan biaya tersebut sah secara hukum karena disepakati oleh para pihak dalam sebuah perjanjian.

Berdasarkan Permen ESDM Nomor 39 Tahun 2014 Pasal 4 menyebutkan perhitungan harga jual eceran umum dititik serah untuk setiap liter ditetapkan oleh badan usaha dengan ketentuan harga terendah ditentukan berdasarkan harga dasar ditambah PPN dan PBBKB dengan margin paling rendah lima persen dari harga dasar.

Sedangkan harga tertinggi ditentukan berdasarkan harga dasar ditambah PPN dan PBBKB dengan margin paling tinggi 10 persen dari harga pasar.

Baca Juga: Periksa 50 Saksi Dugaan Mark Up BBM di Beltim, Kejari Belum Tetapkan Tersangka Karena Alasan Ini

"Jadi kenaikan itu karena kesepakatan dan dibenarkan Permen ESDM Nomor 39 Tahun 2014, itu dasarnya," ujar Lauren kepada posbelitung.co, Minggu (26/7/2020).

Ia menjelaskan dalam perjanjian pengadaan BBM non subsidi jenis premium, solar, pertalite dan pertamax tahun anggaran 2018 disepakati tidak dengan tunai.

Tetapi satu bulan setelah pemakaian oleh OPD Pemda Beltim baru dibayarkan kepada PT MPP berdasarkan tagihan yang dibuat perusahaan dengan bon.

Baca Juga: Pertamina Sudah Dimintai Keterangan, Kasus Dugaan Mark Up BBM Pemkab Beltim Berlanjut

Sementara itu, PT MPP harus membayar tunai sehari sebelumnya kepada Pertamina untuk pembelian BMM non subsidi yang dipakai pemda.

Halaman
123
Penulis: Dede Suhendar
Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved