Breaking News:

Berita Kriminalitas

Adik Kaget Saat Temukan Kakaknya Tewas di Ruko, Sebelumnya Sempat Ke Rumah Sakit Karena Ada Bisul

Ng Miau En alias Aun (49) merasa curiga saat kakaknya Ng Hui Huang (50) tidak mengangkat teleponnya.

Ist/Polres Pangkalpinang
Evakuasi Ng Hui Huang (50) yang ditemukan meninggal dunia di dalam Ruko Toko Servis Dinamo, Jalan Mayor Syafri Rahman, Pasar Padi, Girimaya Kota Pangkalpinang. Senin (27/7/2020). Siang. (Ist/Polres Pangkalpinang 

POSBELITUNG.CO-- Ng Miau En alias Aun (49) merasa curiga saat kakaknya Ng Hui Huang (50) tidak mengangkat teleponnya.

Ia bergegas mendatangi ruko milik kakaknya di Toko Servis Dinamo, Jalan Mayor Syafri Rahman, Pasar Padi, Girimaya Kota Pangkalpinang, Senin (27/7/2020) siang.

Namun alangkah kagetnya Aun saat kakak ditemukan tewas di dalam ruko.

Kondisi meninggalnya Ng Hui Huang perempuan paruh baya ini ditemukan pertama kali oleh adiknya bernama Ng Miau En alias Aun (49).

Saat itu adiknya datang ke Ruko Toko Servis Dinamo, dengan tujuan mengecek kakaknya mengingat pada saat itu, di telpon tidak diangkat.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra mengatakan berdasarkan keterangan adik korban, adiknya datang ke ruko itu, ingin mengecek keadaan korban, karena waktu kakaknya ditelpon tidak ada respon.

"Setelah sampai di ruko, ruko itu dalam keadaan tertutup kemudian saksi (adik korban--red) menelpon kakaknya itu, namun tidak ada respon juga. Saksi langsung meminta tolong ke tetangga ruko untuk naik melalui atas mengingat pintu bawah terkunci," ungkap  Adi Putra, Senin (27/7/2020).

Evakuasi Ng Hui Huang (50) yang ditemukan meninggal dunia di dalam Ruko Toko Servis Dinamo, Jalan Mayor Syafri Rahman, Pasar Padi, Girimaya Kota Pangkalpinang. Senin (27/7/2020). Siang. (Ist/Polres Pangkalpinang
Evakuasi Ng Hui Huang (50) yang ditemukan meninggal dunia di dalam Ruko Toko Servis Dinamo, Jalan Mayor Syafri Rahman, Pasar Padi, Girimaya Kota Pangkalpinang. Senin (27/7/2020). Siang. (Ist/Polres Pangkalpinang (Ist/Polres Pangkalpinang)

Kemudian mereka meminjam palu untuk memecahkan kaca, setelah kaca pecah melihat korban sudah tergeletak di lantai.

Lanjut Adi Putra, menurut keterangan Ng Miau En alias Aun (49) adik korban, pada Jum'at ( 24/7/ 2020) kakaknya itu, di bawa ke Rumah Sakit Siloam, karena ada sakit bisul di punggung sebelah kanan, tetapi tidak di rawat di rumah sakit kemudian kembali ke rumah.

"Kata adik korban, korban tidak memiliki riwayat sakit jantung, melainkan sakit gula darah. Sekira pukul 15.30 WIB, korban dibawa mobil ambulance Yayasan Sentosa ke rumah duka Yayasan Sentosa," ucapnya.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved