Berita Belitung Timur

Berkat Olah Limbah Jadi Barang Bernilai, Bhabinkamtibmas Ini Dapat Penghargaan dari Kapolri

Bripka Medes Pon Aryansyah mendapat penghargaan dari kapolri atas dedikasinya berkontribusi di masyarakat sebagai Bhabinkamtibmas.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Medes Pon Aryansyah. 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Bripka Medes Pon Aryansyah mendapat penghargaan dari kapolri atas dedikasinya berkontribusi di masyarakat sebagai Bhabinkamtibmas.

Sejak 2015, Medes sudah aktif di masyarakat dalam memberikan pelatihan mengolah limbah pasar seperti tulang ikan dan limbah rumah tangga seperti kertas dan plastik menjadi barang bernilai jual.

Anggota Polres Belitung Timur ini memulainya saat menjadi Bhabinkamtibmas Desa Padang. Kemudian tahun 2017 ia dimutasi menjadi Bhabinkamtibmas Desa Baru dan sampai sekarang programnya mengolah limbah tetap berjalan.

"Pernah juga bekerjasama dengan desa-desa di Kelapa Kampit, Damar, Manggar, sekolah-sekolah, dan Dinas Sosial Provinsi. Tujuannya sama, yaitu memanfaatkan limbah yang bagi sebagian orang tidak berguna kita olah menjadi barang yang ada nilai jualnya," kata Medes bercerita kepada posbelitung.co, Selasa (28/7/2020).

Medes saat memberikan pelatihan pengolahan limbah bersama masyarakat
Medes saat memberikan pelatihan pengolahan limbah bersama masyarakat (Ist/Medes)

Lelaki kelahiran 16 Desember 1985 ini mengatakan untuk yang bekerjasama dengan Dinas Sosial Provinsi ia mengerjakan program bersama Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di panti sosial di Selinsing.

Output yang ingin dicapai yakni menyiapkan bekal kepada ODGJ ini setelah keluar dari panti sosial itu.

"Jadi kami memberikan pelatihan kepada ODGJ supaya ada bekal keahlian saat nanti sudah keluar dari panti tersebut," ungkap Medes yang punya hobi bela diri.

Ia menyampaikan tergerak dalam kegiatan sosial ini karena ingin memberikan contoh kepada masyarakat bahwa limbah-limbah yang dibuang, seperti tulang ikan, plastik, sampai limbah pot kayu semuanya bisa dimanfaatkan dan dijadikan barang bernilai contohnya souvenir.

"Jadi tidak semua limbah itu sampah. Sampah kalau diolah lagi dengan campuran-campuran tertentu kemudian dikreasikan maka akan jadi barang baru," kata bapak satu anak ini.

Medes saat memberikan pelatihan pengolahan limbah bersama masyarakat
Medes saat memberikan pelatihan pengolahan limbah bersama masyarakat (Ist/Medes)

Saat ini, Medes tengah membantu dan menyiapkan siswa di satu SD di Dendang untuk mengikuti lomba membuat anyaman di tingkat provinsi.

Ia bekerjasama dengan sekolah tersebut agar membuat anyaman yang berbeda dari lainnya dengan menggunakan limbah yang tak terpakai.

Prestasi yang ia dapatkan berupa penghargaan dari kapolri sangat membuatnya senang.

Ia juga merupakan satu-satunya Bhabinkamtibmas di Bangka Belitung yang mendapat penghargaan dari Kapolri.

Sebelumnya ia sudah mengikuti lomba bhabinkamtibmas dari tingkat polres. Tingkat polres menang sehingga dikirim ke polda. Di tingkat polda ia meraih peringkat ketiga.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved