Breaking News:

Pengakuan Sarpan Saksi Pembunuhan, Sempat 5 Hari Dianaiya di Sel Tahanan Usai Ungkap Siapa Pelakunya

Saksi kasus pembunuhan yang diduga menjadi korban penganiayaan oknum polisi, Sarpan (54) memberi pengakuan.

Victory Arrival Hutauruk/Tribun Medan
Korban penganiayaan (saksi) Sarpan keluar dari Gedung Satreskrim Polrestabes Medan didampingi keluarga dan Kuasa Hukum,Rabu (29/7/2020). 

POSBELITUNG.CO -- Saksi kasus pembunuhan yang diduga menjadi korban penganiayaan oknum polisi, Sarpan (54) memberi pengakuan.

Sarpan mengaku dihajar oleh sembilan orang oknum polisi selama 5 hari di sel tahanan Mapolsek Percutseituan, Deliserdang, Sumatera Utara ( Sumut ).

Insiden Sarpan pun menyeret perwira polisi yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Percutseituan.

Sarpan menyebutkan bahwa dirinya dibawa saat mengenakan pakaian basah yang dipakainya saat kejadian pembunuhan yang merenggut nyawa Dodi Sumanto (40) di Jalan Sidumulyo Gang Gelatik Pasar IX Desa Sei Rotan pada 2 Juli 2020 lalu.

"Setiap hari saya dipukuli di situ, sebetulnya si pelaku (pembunuhan) sudah jelas.

Duo Delima Rilis Single Kedua, Inspirasi dari Pengalaman Pernah Digoda Om-om

Karena sebagai saksi, saya orang awam gak tahu permasalahannya saya langsung didudukkan dibawa ke TKP jam 7 malam.

Sekitar jam 9 malam datang pak si Kanit saya ditarik dari belakang, masih baju basah saya pakai kerja," ungkapnya seusai diperiksa penyidik di Mapolrestabes Medan, Rabu (29/7/2020).

Setelah itu, dirinya dipukuli oleh para oknum polisi tersebut.

Ketika itu, ia belum mengungkapkan pelaku kejadian tersebut.

"Ditarik dan mulai dipukul. Itu saya belum sebut si pelaku, saya masih syok," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: tidakada008
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved