Tanggapan Peradi soal Anak Bunuh Ayah Tiri karena Penganiaan & Pemerkosaan, Ada Keringanan Hukuman?

Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan peristiwa seorang remaja bernama Jef yang nekat membunuh ayah tirinya, Johan Saputra (49).

Sripoku.com/ Ahmad Farozi
Tersangka pembunuhan Jef, saat diamankan di Polsek Muara Lakitan, Kabupaten Musirawas. 

POSBELITUNG.CO -- Publik baru-baru ini dihebohkan dengan peristiwa seorang remaja bernama Jef yang nekat membunuh ayah tirinya, Johan Saputra (49).

Diketahui, Jef nekat membunuh Johan lantaran tak terima ayah tirinya tersebut kerap menganiaya sang ibu dan bahkan sudah dua kali memperkosa adik kandungnya.

Adapun terkait dengan hal itu, Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Solo, M Badrus Zaman memberikan tanggapannya.

Badrus mengatakan, perbuatan Jef yang menikam ayahnya hingga tewas adalah perbuatan yang salah.

Namun, menurut dia, ada kemungkinan keringanan hukuman untuk Jef.

Cara Shahrukh Khan Agar Sang Istri Tak Cemburu Meski Sudah Bintangi Puluhan Film Romantis

Sebab, lanjut dia, perbuatan Jef tersebut tidak masuk dalam kategori pembunuhan berencana.

Foto semasa hidup Johan Saputra, korban pembunuhan di Musirawas (SRIPOKU.COM/BAYAZIR AL RAYHAN)
Foto semasa hidup Johan Saputra, korban pembunuhan di Musirawas (SRIPOKU.COM/BAYAZIR AL RAYHAN)

"Dia melakukan pembunuhan itu salah, tapi bagaimana nanti dalam pembelaan, kalau nanti sudah masuk di ranah hukum menurut saya itu ada yang bisa meringankan," kata Badrus saat dihubungi Tribunnews.com melalui sambungan telepon, Sabtu (1/8/2020).

Diketahui, pembunuhan itu terjadi saat Jef bersama ibu dan kerabatnya hendak melaporkan Johan ke Polsek Muara Lakitan terkait penganiaayaan dan pemerkosaan.

Namun, tiba-tiba saja di tengah perjalanan mereka dicegat oleh Johan, kemudian terjadilah keribuatan antara pelaku dan korban.

Melihat kronologi itu, Badrus mengatakan, bahwa sebenarnya tidak ada niat dari Jef untuk membunuh ayah tirinya sebelumnya.

Halaman
1234
Penulis: tidakada008
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved