Berita Belitung

Hakim Tunda Satu Jam Sidang Perkara Tipiring Arak 74 Jeriken

Penyidik PNS Satpol PP Kabupaten Belitung selaku penuntut menghadirkan terdakwa Efendi Pardede (38) dan dua saksi dari anggota Satpol PP.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Dedi Qurniawan
posbelitung.co/dede s
Suasana persidangan tipiring perkara arak 74 jeriken yang diajukan Satpol PP Kabupaten Belitung, Senin (3/8/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan menunda sidang tindak pidana ringan (tipiring) perkara penyimpanan dan penjualan arak 74 jeriken pada Senin (3/8/2020) selama satu jam.

Sidang yang digelar hakim tunggal AA Niko Brahma Putra itu menunda sidang sampai pukul 14.00 WIB sebelum pembacaan putusan.

Penyidik PNS Satpol PP Kabupaten Belitung selaku penuntut menghadirkan terdakwa Efendi Pardede (38) dan dua saksi dari anggota Satpol PP.

" Sidang ditunda sampai pukul 14.00 WIB untuk putusan terhadap terdakwa," ujar Niko dalam persidangan.

Bupati Grebek Tempat Penampungan Arak, Ini Kata Komisi I DPRD Belitung

Sebelumnya hakim juga sempat memberikan skors untuk melihat barang bukti 64 jeriken arak di mobil truk terparkir depan PN Tanjungpandan.

Bahkan hakim sempat mencium aroma arak di jeriken untuk memastikan keterangan saksi.

Sidang tipiring kali ini merupakan tindak lanjut dari penggerebekan arak yang dilakukan Bupati Belitung Sahani Saleh bersama rombongan Satpol PP pada Selasa (28/7/2020) pekan lalu.

Hasilnya, rombongan mendapati 74 jeriken berisikan arak di sebuah kolam ikan yang berlokasi di Jalan Padat Karya, Dusun Asam Lubang, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. (posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
  • Berita Terkait :#Berita Belitung
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved