Breaking News:

Advertorial

Disdukcapil Serahkan 248 Kartu Identitas Anak

KARTU identitas anak (KIA) penting dimiliki sebagai dokumen kependudukan resmi. Meski bukan dokumen wajib, kepemilikan KIA bisa anak terdaftar secara

Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belitung secara simbolis menyerahkan kartu identitas anak (KIA) di Kelurahan Tanjungpendam, Senin (3/8). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kartu identitas anak (KIA) penting dimiliki sebagai dokumen kependudukan resmi. Meski bukan dokumen wajib, kepemilikan KIA bisa anak terdaftar secara administrasi kependudukan sehingga memudahkan dalam pelayanan publik. Seperti pembelian tiket pesawat dan pembuatan rekening bank.

“Di beberapa kota, pemegang KIA juga bakal mendapat fasilitas khusus seperti potongan harga. Ke depannya, Disdukcapil akan bekerjasama dengan pengusaha rumah makan, toko buku, dan agen tiket agar anak yang memiliki KIA bisa mendapat diskon,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belitung Robert Harison setelah penyerahan KIA secara simbolis di Kelurahan Tanjungpendam, Senin (3/8).

Kartu itu diberikan Robert kepada anak-anak yang telah mengurus KIA secara kolektif melalui kelurahan tersebut.

Total ada 248 kartu yang dibagi. Penyerahan KIA juga dilakukan bersama Camat Tanjungpandan Sanwani, Lurah Tanjungpendam Vita Widiastuti, dan Babinsa Lanud HAS Hanandjoedin Serka Rachmad, serta disaksikan para ketua RT.

Menurutnya, kesadaran masyarakat mengurus KIA memang semakin meningkat. Hingga saat ini sekitar 60 persen anak sudah memiliki kartu tersebut. Namun pada kisaran usia 12-16 tahun, kepengurusan KIA kadang diabaikan. Ini dikarenakan usia pra remaja seringkali dianggap menuju dewasa sehingga enggan mengurusnya.

“Tapi ini sudah disosialisasikan ke desa dan pendidikan bahwa KIA sangat memudahkan, walau bukan kewajiban” tegasnya.

Dalam pengajuan KIA atau kepengurusan administrasi kependudukan lainnya, masyarakat tidak mesti datang ke kantor. Disdukcapil membuka layanan daring melalui wa dan aplikasi e-besilak.

Sementara itu, Camat Tanjungpandan Sanwani menyebut bahwa KIA harus dimiliki anak berusia di bawah 17 tahun sehingga bisa dipakai buat kepengurusan yang berkaitan dengan pemerintahan atau urusan lainnya. Menurutnya, memang di Kecamatan Tanjungpandan, baru Kelurahan Tanjungpendam yang mengurus KIA secara kolektif.

“Kami mengapresiasi pihak terkait yang mendukung program dari kabupaten ini,” kata dia. 

Dikirim via Surel
KEPALA Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Belitung, Robert Harison mengatakan ada beberapa perubahan layanan Dukcapil agar disampaikan ke masyarakat. Seperti pencetakan dokumen kependudukan mulai 1 Juli sudah tidak pakai blangko, kecuali KTP dan KIA.

Halaman
123
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved