Breaking News:

Berita Bangka

Heboh Buaya Seberat Setengah Ton Berhasil Ditaklukan, Sang Pawang Sebut Bukan Buaya Biasa

Buaya sepanjang 4,8 meter berkelamin jantan dengan bobot sekitar setengah ton di Sungai Desa Kayu Besi berhasil ditangkap oleh pawang buaya.

Istimewa
Buaya tangkapan di Sungai Kayubesi Kecamatan Puding Besar Bangka jadi tontonan warga, Senin. (3/8/2020) malam. 

POSBELITUNG.CO--Buaya sepanjang 4,8 meter berkelamin jantan dengan bobot sekitar setengah ton di Sungai Desa Kayu Besi, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil ditangkap oleh pawang buaya.

Pawang buaya yang akrab disapa Mang Ademi (60) menangkap buaya tersebut atas permintaan Kepala Desa (Kades) Kayubesi, Rasyidi (45) dan warga setempat.

Apalagi buaya ganas yang diperkirakan berusia 112 tahun tersebut telah meresahkan warga karena sudah menelan korban dengan menerkam seorang pemancing.

"Kami tangkap buaya ini menggunakan pancing nomor satu pakai tali rotan umpan tupai. Buaya ini ditangkap di Sungai Kayubesi, arah Ilir perbatasan (Dusun) Limbung (Merawang). Umur buaya ini diperkirakan 112 tahun, panjang 4, 80 meter, berat sekitar setengah ton, lebar tiga keping papan," ungkap  Pawang Buaya, Mang Ademi (60) ketika ditemui Bangka Pos, Selasa (4/8/2020) di Desa Kayubesi Kecamatan Puding Besar Bangka, pasca penangkapan buaya.

Menurut Mang Ademi, ia turun tangan menaklukan buaya itu karena warga merasa resah. Apalagi Kepala Desa (Kades) Kayubesi, Rasyidi yang memintanya menangkap buaya tersebut.

"Karena buaya ini yang sering ganggu warga, makanya kita tangkap," kata Mang Ademi merasa yakin buaya yang ia taklukan pernah menerkam warga bernama Abdullah alias Dullah (30), warga lokal.

Haslamia Hilang Diterkam Buaya 7 Meter Saat Hendak Buang Hajat di Pinggir Sungai

Kisah Mang Ademi, Menaklukkan Buaya Ompong Berumur 112 Tahun Pemangsa Manusia Menggunakan Tali Rotan

Buaya tangkapan di Sungai Kayubesi Kecamatan Puding Besar Bangka, Senin. (3/8/2020) malam.
Buaya tangkapan di Sungai Kayubesi Kecamatan Puding Besar Bangka, Senin. (3/8/2020) malam. (Istimewa)

Keyakinan Mang Ademi pada buaya tersebut sebagai pemangsa karena , terlihat karena buaya ini sudah tak bergigi lagi (ompong).

"Giginya ompong karena diperkiraan sudah sering menerkam orang. Buaya ini diperkirakan berasal dari arah Sungai Baturusa. Masih ada satu lagi buaya yang akan kita pancing, karena diperkirakan bakal mengganggu manusia," kata Mang Ademi.

Mengenai sugesti spiritual pada buaya buruannya? Ademi menyebut bahwa secara kasat mata, buaya ompong yang ia tangkap bukan buaya biasa.

"Buaya ini bukan buaya biasa, ini buaya igon urang atau buaya 'peliharaan' orang (penjelasan ini dalam istilah ghoib berdasarkan versi pawang--red) Kita terpaksa tangkap karena menggangu warga," kata Mang Ademi.

Halaman
123
Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved