Breaking News:

Berita Kriminalitas

Sempat Kabur, Tersangka Penganiayaan Diringkus Polisi di Rumah Kekasihnya

Seorang pemuda diamankan tim gabungan Unit Reskrim Polsek Tanjungpandan dan Polsek Kelapa Kampit di Jalan Pemuda

Posbelitung.co/Dede Suhendar
Sahrulazi tersangka penganiayaan berat diperiksa di Mapolsek Tanjungpandan, Rabu (5/8/2020) 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Seorang pemuda ditangkap Tim Gabungan Unit Reskrim Polsek Tanjungpandan dan Polsek Kelapa Kampit di Jalan Pemuda, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung pada Selasa (4/8/2020) pukul 20.00 WIB.

Sahrulazi (25) ditangkap saat berada di rumah kekasihnya yang merupakan tersangka dari kasus penganiayaan berat pada Juli 2020 lalu terhadap Prasetyo (23)

"Tersangka ini memang kabur semenjak kejadian. Jadi setelah kami mendapat informasi lokasi tersangka, kami berkoordinasi dengan Polsek Kelapa Kampit dan langsung melakukan penangkapan," ungkap Kanit Reskrim Polsek Tanjungpandan Ipda I Made Wisma, Rabu (5/7/2020).

Ia mengatakan,  kejadian bermula saat korban Parsetyo mendatangi korban di rumahnya yang beralamat di Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Sabtu (11/7/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Sebenarnya antara korban dan tersangka pernah terlibat perselisihan dan malam itu kembali terpicu setelah adu mulut.

Akhirnya tersangka mengajak pelaku menuju lapangan bola Air Merbau untuk berduel menggunakan motornya.

Setibanya di lokasi terjadi perkelahian dan korban langsung mencekik (piting) tersangka dari belakang sehingga motornya jatuh.

"Jadi karena terdesak, tersangka ini menjangkau parang yang ada di motor. Parang ini biasa dipakai tersangka untuk bekerja sehari-hari," ungkap Made.

Kemudian, tersangka mengayunkan parang ke arah belakang sehingga mengenai kening kiri korban.

Bahkan tersangka sempat mengayukan ke dua kali tetapi ditangkis korban dengan tangan.

"Akibat kejadian itu korban menderita luka di dahi dan ada serpihan tulang yang harus dioperasi. Karena tidak ada biaya, tidak jadi dioperasi," katanya.

Akhirnya pada Selasa (14/7/2020), korban bersama keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tanjungpandan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka diancam Pasal 351 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman minimal lima tahun penjara. (Posbelitung.co/DedeSuhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved