Breaking News:

Berita Belitung Timur

Datangi TB Batu Besi II dan II, DPRD Belitung Timur Soroti Soal Tenaga Kerja dan Lingkungan Hidup

Pimpinan dan Komisi III dan Komisi II DPRD Belitung Timur ke Tambang Besar (TB) Batu Besi di Kecamatan Damar menyoroti masalah masalah ketenagakerjaan

Dok/Koko
Kunjungan Kerja Komisi II dan III DPRD Belitung Timur Ke TB Batu Besi Kecamatan Damar. 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Pimpinan dan Komisi III dan Komisi II DPRD Belitung Timur ke Tambang Besar (TB) Batu Besi, Rabu (5/8/2020) di Kecamatan Damar menyoroti masalah masalah ketenagakerjaan dan lingkungan hidup.

Anggota DPRD Belitung Timur, Koko Haryanto mengatakan bahwa persoalan ketenagakerjaan mencuat akibat adanya Tenaga Ahli Daya (TAD) yang tidak diperpanjang lagi kontraknya.

Dia mengatakan dibukanyaTB Batu Besi oleh PT Timah dengan komitmen dipekerjakannya penduduk lokal sebagai tenaga kerja ahli daya.

"Persoalan yang disepakati di awal masuknya TB Batu Besi adalah menyangkut tenaga kerja, akan berapa banyak yang terserap, jangan sampai maayarakat hanya menjadi penonton saja, itulah ruhnya," jelas Koko, Kamis (6/8/2020) kepada Posbelitung.co.

Koko melanjutkan bahwa apabila dari dulu masukkan perusahaan plat merah tersebut tanpa membuka lapangan kerja bagi penduduk lokal, maka perusahaan TB Batu Besi tidak mungkin mendapat dukungan pada waktu itu.

"Namun kami juga memaklumi bila ada persoalan yang terjadi ditengah mewabahnya virus corona yang berdampak pada beberapa ekspor PT Timah yang terhenti. Namun tentunya tenaga kontrak tersebut mesti diperhatikan apabila dirumahkan, hingga nanti mereka dipanggil kembali dengan utuh sebanyak yang diberhentikan tersebut,"  ungkap Koko.

Ia menilai tenaga kerja lokal itu penting sebagai komitmen awal didukungnya TB Batu Besi dibuka, tanpa itu, perjalanan TB tersebut patut dievaluasi menyeluruh karena tak berdampak kepada penyerapan tenaga kerja lokal.

Dia juga menyampaikan Penanggung Jawab PT Timah, Danang memberikan jawaban bahwa, pemberhentian atas kontrak yang diberikan karena kondisi internal keuangan PT Timah yang tidak memungkinkan karena terdampak Covid, dimana banyak negara negara yang memberhentikan kerjasama dengan PT Timah, sehingga operasional PT Timah banyak dihentikan, KIP KIP yang ditarik ke darat.

"Namun ia berjanji akan memprioritaskan tenaga kerja yang dirumahkan tersebut bersifat sementara dan akan dipekerjakan kembali bila kondisi PT Timah kembali stabil," kata Koko mengutip penjelasan Danang. (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved