Breaking News:

Aksi Balsan dari China, Jatuhkan Sanksi 11 Orang Pejabat Amerika Serikat

China akhirnya menjatuhkan sanksi kepada 11 orang Amerika, termasuk Senator Marco Rubio dan Ted Cruz, sebagai tanggapan atas langkah serupa yang ...

Penulis: Asmadi Pandapotan Siregar (CC) | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
kompasiana.com
Presiden China. Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump 

Beijing menuduh "kekuatan asing" memicu kerusuhan, yang mereka tanggapi dengan memberlakukan undang-undang keamanan pada akhir Juni, yang memicu kekhawatiran politik di kota semi-otonom itu.

Pejabat kota sejak itu menunda pemilihan lokal yang seharusnya berlangsung, membenarkan keputusan untuk menyebarkan Covid-19.

Kisah Wanita Bawa Makanan untuk Kekasih ini Viral, Pergoki HP Pacar Banyak Chat dengan Wanita Lain

Pihak berwenang juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk enam aktivis demokrasi yang tinggal di pengasingan, dan dan melakukan tindakan keras terhadap aktivis lainnya.

Pada hari Senin, pihak berwenang juga menangguhkan maestro media Hong Kong Jimmy Lai, yang merupakan salah satu kritikus yang paling vokal di Beijing, juga berdasarkan UU Keamanan Nasional.

Adapun kisruh terjadi setelah langkah-langkah AS terbaru datang tiga bulan sebelum pemilihan presiden yang dijadwalkan pada November, karena arsip China telah menjadi bagian dari kampanye pemilihan Presiden Donald Trump, yang jajak pendapat menunjukkan bahwa lawannya, Joe Biden, memimpinnya.

Dengan tingkat ketidakpuasan yang tinggi terhadap penanganan pandemi, Trump telah beralih dari fokus pada masalah menyelesaikan perjanjian perdagangan dengan China menjadi menganggapnya bertanggung jawab atas krisis virus korona yang muncul.

Washington dan Beijing telah terlibat dalam kontroversi di beberapa bidang dalam beberapa bulan terakhir, karena kedua belah pihak telah saling menjatuhkan sanksi dengan latar belakang penahanan massal China terhadap sebagian besar anggota minoritas Muslim di Xinjiang.

Begini Penjelasan Sri Mulyani Terkait Tak Semua Karyawan Swasta dapat Uang BLT Rp 600 Ribu per Bulan

Pada hari Kamis, Trump juga memerintahkan orang Amerika untuk berhenti berbisnis dengan aplikasi "WeChat" dan "TikTok" China yang populer dalam 45 hari.

Keputusan tersebut menyatakan bahwa China dapat menggunakan TikTok untuk melacak karyawan federal, menyiapkan file untuk diperas, dan melakukan operasi spionase terhadap perusahaan.

Pada hari Senin, Zhao mengatakan bahwa sanksi yang dijatuhkan oleh Washington atas arsip Hong Kong "hanya akan menarik perhatian dunia pada penindasan, penindasan dan standar ganda di Amerika Serikat."

(*/ posbelitng.co)

Coppe, Pakar Bahan Peledak Italia Klaim Ledakan Beirut karena Disebabkan Misil Militer karena Ini

Sosok Ini Peringatkan Atta Hal Ini Kalau Mau Temui Ibu Kandung Aurel: Ada Sekat yang Tebal

Boruto Episode 160: Tim 7 akan Lanjut Melawan Anato

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved