Breaking News:

Buaya Sungai Manggar Terkam Warga

Waspada! Buaya Masih Berkeliaran di Sungai Manggar, Fitri: Meski Kenal Medan, Risiko Tetap Ada

Ikhwan Fakhrozi menegaskan kepada masyarakat Belitung Timur agar berhati-hati dan waspada ketika beraktivitas di sungai maupun kolong.

(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)
Sekda Beltim Ikhwan Fakhrozi 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Sekretaris Daerah Belitung Timur Ikhwan Fakhrozi menegaskan kepada masyarakat Belitung Timur agar berhati-hati dan waspada ketika beraktivitas di sungai maupun kolong.

Menurutnya konflik antara manusia dan buaya sudah seringkali terjadi. Jangan sampai karena tidak mengindahkan situasi kondisi manusia jadi korban lagi.

"Kita tidak bisa salahkan hewannya. Kita tidak bisa salahkan alamnya. Kita yang harus mempersiapkan diri saat beraktivitas di sana," kata Sekda saat ditemui posbelitung.co di Kamar Jenazah RSUD Beltim, Senin (10/8/2020).

Kisah Dukun Air yang Membantu Pencarian Korban Diterkam Buaya: Saya Minta Lepas, Ya Dilepas

BREAKING NEWS: Jasad Saad Timbul ke Permukaan Sungai Manggar saat Ki Usman Menyebut Namanya

Ia menganggap ini sebagai keteledoran bersama karena ia mendapat laporan bahwa warga sekitar sudah sering melihat timbulnya buaya di sungai itu. Namun, mereka tetap beraktivitas di sana.

Proses evakuasi korban diterkam buaya di aliran sungai Manggar Belitung Timur.
Proses evakuasi korban diterkam buaya di aliran sungai Manggar Belitung Timur. ((Istimewa dok Dimas Basarnas))

Seharusnya, lanjut Sekda, mereka harus menghentikan aktivitasnya dulu sampai keadaan kembali aman. Menurutnya fenomena ini terjadi setiap peralihan ke musim panas bulan Juli dan Agustus.

"Karena itu kita harus hati-hati terhadap apapun. Jangan sampai membahayakan nyawa kita sendiri. Keamanan diri sendiri harus diutamakan. Kalau kita sendiri tidak aman maka tujuan kita mencari nafkah juga kan jadi tidak bisa," kata Ikhwan.

Ditemui di tempat yang sama, plt Camat Manggar Fitri Zakiah mengatakan dengan ditemukannya korban terkaman buaya ini bukan berarti keadaan sudah normal, justru sebaliknya harus makin berhati-hati.

"Kami dapat informasi dari Basarnas bahwa saat melakukan penyisiran di Sungai Manggar masih banyak menemukan buaya-buaya sehingga masih belum aman untuk beraktivitas di sana," kata Fitri.

Ia menjelaskan bagi yang sehari-hari bekerja di sekitar sungai itu, ia harap harus sangat berhati-hati. Walaupun kenal dengan medan di sana, risiko-risiko itu masih tetap ada.

"Perhatikan kondisi sekitar sebelum beraktivitas. Amankan diri sendiri dulu baru nanti bisa bekerja dengan tenang," saran Fitri. (Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved