Breaking News:

Sentil Kemendikbud soal Kurikulum Darurat, Pengamat: Membangun SDM Berbeda dengan Bikin Aplikasi

Dirinya lantas membandingkan bahwa cara membangun sumber daya manusia (SDM) tidak semudah membangun sebuah aplikasi.

Penulis: tidakada007 | Editor: Khamelia
Youtube/Apa Kabar Indonesia tvOne
Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji memberikan sorotan kepada pemerintah, khususnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi, Minggu (9/8/2020). 

Sentil Kemendikbud soal Kurikulum Darurat, Pengamat: Membangun SDM Berbeda dengan Membangun Aplikasi

POSBELITUNG.CO - Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji memberikan sortan kepada pemerintah, khususnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

Sorotan tersebut ditujukkan untuk kurikulum darurat yang belum lama ini dikeluarkan oleh Kemendikbud dalam menyikapi kondisi pandemi Covid-19.

Dilansir TribunWow.com, kurikulum tersebut memiliki tujuan yakni meringankan pembelajaran di tengah pandemi, khususnya untuk sekolah yang melakukan pembelajan jarak jauh (PJJ) atau online.

Oleh karenanya dalam kurikulum darurat tersebut berisikan adanya penyederhanaan pada kompetisi dasar (KD).

Namun menurut Indra, kebijakan baru dari Kemendikbud berupa kurikulum darurat itu tidak sepenuhnya benar.

Dirinya lantas membandingkan bahwa cara membangun sumber daya manusia (SDM) tidak semudah membangun sebuah aplikasi.

"Sepertinya yang bertugas untuk ngurus pembangunan SDM ini tidak memahami bagaimana cara membangun SDM," ujar Indra, dikutip dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi, Minggu (9/8/2020).

"Membangun SDM itu sangat berbeda dengan membangun aplikasi," katanya.

Indra menjelaskan bahwa dalam membangun SDM tidak hanya dibutuhkan dengan sebuah perintah seperti halnya pada apikasi.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved