Breaking News:

Mayat Perempuan di Sungai Pilang

Identitas Mayat di Aliran Sungai Pilang Terungkap Setelah Ditemukan Motor Korban

Setelah penemuan motor matic, pihak keluarga sudah melakukan pencarian di sekitar lokasi namun korban belum ditemukan.

DOKUMENTASI TRIBUNSOLO.COM
Ilustrasi mayat perempuan. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Sesosok mayat perempuan yang ditemukan di aliran Sungai Pilang, Desa Dukong diketahui bernama Desti warga Desa Air Saga Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Perempuan berusia 24 tahun itu memang sempat dikabarkan keluarganya hilang semenjak dua hari lalu tepatnya Sabtu (15/8/2020)..

Informasi tersebut dibenarkan pihak keluarga yang sebelumnya menemukan sepeda motor Mio Soul tak jauh dari lokasi penemuan mayat.

"Memang pertama-tama motor ditemukan kemarin di sekitar situ juga.

Posisinya sekitar 10 meter dari aspal, motornya kecebur agak masuk ke semak-semak," ujar Bidin (59) ayah korban saat ditemui posbelitung.co di RSUD Marsidi Judono, Selasa (18/8/2020).

Unit Inafis Sat Reskrim Polres Belitung melakukan evakuasi jenazah di aliran Sungai  Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Selasa (18/8/2020).
Unit Inafis Sat Reskrim Polres Belitung melakukan evakuasi jenazah di aliran Sungai Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Selasa (18/8/2020). (posbelitung.co/Dede Suhendar)

Ia mengatakan setelah penemuan motor matic nopol BN 7317 FI itu, pihak keluarga sudah melakukan pencarian di sekitar lokasi namun korban belum ditemukan.

Kemudian pada Selasa sore, Bidin mendapat informasi dari putri bungsunya bahwa mayat korban sudah ditemukan.

"Tadi sore dikabarin karena saya sempat pulang dulu jadi balik lagi ke sana. Memang kami ada beberapa orang, kami cari sampai ke sungai itu tidak ada," ungkapnya. 

Sebelumnya diberitakan warga Desa Dukong Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung dihebohkan penemuan sesosok mayat perempuan, Selasa (18/8/2020).

Mayat yang pertama kali ditemukan warga sekitar itu mengambang di aliran Sungai Pilang tepatnya di belakang komplek perkuburan warga Tionghoa

Akses jalan menuju lokasi agak sulit karena tidak ada akses jalan dan harus melewati semak belukar.

Meskipun demikian, warga yang penasaran dengan informasi tersebut masih berdatangan melihat proses evakuasi.

Anggota Unit Inafis Sat Reskrim Polres Belitung langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi jenazah ke RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan.

 (posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved