Breaking News:

Berita Belitung

Kurangi Angka Putus Sekolah Pemdes Batu Itam Bentuk PKBM, Ini Penjelasan Sekretaris Dikbud Belitung

Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, rabu (19/8/2020) sudah membentuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: nurhayati
Pos Belitung/Disa Aryandi
Sekretaris Dindikbud Kabupaten Belitung, Juhri. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, rabu (19/8/2020) sudah membentuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). 

Pembentukan PKBM tersebut, sebagai bentuk terwujud nya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Belitung.

Pembentukan PKBM ini, secara langsung di ikut oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Belitung Juhri, Kepala Desa Batu Itam Mulkan, Kepala Bidang (Kabid) Paud dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dindikbud Belitung Yayan Afrianti, Ketua PKBM Kabupaten Belitung Ismail di kantor Desa Batu Itam.

"Ini sama seperti perihal nya sekolah paket, dan kualitas pendidikan sama seperti sekolah pada umumnya. Tentunya harapan kami, dengan adanya PKBM ini, bisa meningkatkan minat belajar di masyarakat," ungkap Juhri Sekretaris Dindikbud Kabupaten Belitung kepada Posbelitung.co, Rabu (19/8/2020).

Tidak hanya bisa meningkatkan minat belajar di masyarakat saja, adanya PKBM di setiap Desa. Namun, PKBM tersebut hadir, dalam rangka dalam rangka mengurangi angka putus sekolah di desa tersebut.

"Kegiatan PKBM ini merupakan proses pembelajaran bagi anggota komunitas (PKBM) itu sendiri, dan berupaya istilahnya melakukan transformasi kemampuan atau kecerdasan intelektual. Pembelajaran juga mencakup seluruh kalangan, mulai dari usia dini sampai lanjut usia, jadi siapa saja boleh," kata lelaki yang juga menjabat Pelaksana Teknis Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (UPT SPNF SKB) Kabupaten Belitung.

PKBM tersebut, lanjut dia, merupakan program pendidikan yang mencakup pendidikan anak usia dini, dan program pendidikan kesetaraan setingkat SD, SMP, dan SMA berupa paket.

Di PKBM tersebut pula, terdapat program pendidikan mental dan spiritual, program pendidikan keterampilan, program pendidikan vokasional, program pendidikan kewargnegaraan, program pendidikan kerumah tanggaan, program pendidikan kewiraushaan, program pendidikan seni dan budaya, program pendidikan hobi dan minat, dan pendidikan keaksaraan fungsional.

"Pada dasar nya tujuan keberadaan dan pembentukan PKBM ini, sebagai bentuk terwujudnya pendidikan kualitas hidup komunitas dalam arti luas," pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved