Breaking News:

Setelah Hagia Sophia, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Ubah Museum Kariye Menjadi Masjid

Setelah sebulan keputusan untuk mengubah Museum Hagia Sophia menjadi masjid, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Jumat ...

Penulis: Asmadi Pandapotan Siregar (CC) | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
TWITTER/@RTErdogan
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan melakukan inspeksi mendadak ke Hagia Sophia pada Minggu, (19/7/2020). 

POSBELITUNG.CO -- Setelah sebulan keputusan untuk mengubah Museum Hagia Sophia menjadi masjid, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Jumat kemarin telah mengeluarkan keputusan serupa untuk mengubah Museum Carre atau Museum Kariye, sebuah gereja Ortodoks tua di Istanbul, untuk menjadi sebuah masjid.

Para analis percaya bahwa keputusan ini dimaksudkan untuk mendapatkan lebih banyak dukungan di antara pendukung Erdogan pada saat Turki menderita gelombang inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Dilansir dari france24, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memerintahkan Museum Kariye yang merupakan bekas gereja untuk menjadi masjid lagi.

Perintah yang dikeluarkan Erdogan pada Jumat (21/8/2020), untuk mengubah sebuah gereja Ortodoks kuno yang dulu pernah jadi masjid kemudian beralih fungsi jadi museum terkenal di istanbul, untuk menjadi masjid lagi.

Keputusan untuk mengubah Museum Kariye menjadi masjid dilakukan hanya sebulan setelah konversi kontroversial Hagia Sophia yang diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Begini Kata Pihak Kejagung soal Dokumen-dokumen Kasus yang Ditangani Setelah Terjadi Kebakaran Hebat

Yunani Sebut Provokasi

Adapun kedua langkah yang dilakukan oleh Erdogan, disebut untuk mendapatkan lebih banyak dukungan di antara para pendukung konservatif dan nasionalisnya pada saat Turki menderita inflasi dan ketidakpastian ekonomi akibat virus Corona.

Di sisi lain, kedua langkah ini memperburuk ketegangan antara Turki dan para pejabat agama Ortodoks dan Katolik terkemuka dunia.

Kementerian Luar Negeri Yunani melihat langkah itu sebagai "provokasi lain terhadap umat beriman dan komunitas internasional."

Dalam beberapa tahun terakhir, Erdogan telah mencoba untuk lebih fokus pada pertempuran yang menyebabkan kekalahan Bizantium di tangan Ottoman.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved