Breaking News:

Curhat PSK 19 Tahun, Pasang Tarif Rp 1,5 Juta & Tahan Rasa Sakit Layani 8 Tamu Demi Biayai sang Ibu

Pekerja seks komersial (PSK) diciduk Satpol PP di apartemen kawasan Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Penulis: tidakada008
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Tribun Bali
Ilustrasi PSK di kawasan Puncak 

POSBELITUNG.CO -- Satpol PP Kota Tangerang berhasil menciduk Pekerja seks komersial ( PSK ) di apartemen kawasan Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Adapun satu di antara yang diciduk bernama Dinda. Usianya berusia 19 tahun.

Selama pandemi covid-19 melanda, Dinda tetap aktif bekerja.

"Biasanya ramai di hari Jumat, Sabtu sama Minggu. Kalau hari-hari biasa paling banyak 4 tamu," katanya.

Dalam semalam, Dinda bisa menyisihkan paling tidak Rp 1 juta.

"Sesepi-sepinya satu hari bisa nyelengin (menyisihkan) satu Rp 1 juta. Paling banyak Rp 2,5 juta," sambung Dinda.

Sederet Fakta Baru Satu Keluarga Tewas di Sukoharjo: Pelaku Teman Dekat Korban, Keluarga Trauma

Sudah dua bulan terakhir ini, Dinda ikut terjun sebagai pemuas birahi para pria hidung belang.

Hingga akhirnya Dinda diciduk Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron Falfeli yang menyamar sebagai tamunya.

Mulanya di Kota Tangerang, Dinda hanya sebatas administrator yang melakukan transaksi via aplikasi media sosial dan meneruskan pesanan kepada para penyedia layanan lendir.

Namun karena tergiur dengan pendapatan yang diterima, Dinda ikut terjun melayani tamu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved