Breaking News:

Kekerasan pada Perempuan dan Anak Meningkat, Megawati Ancam Pecat Kader yang Terlibat

Megawati mengaku ironis atas kasus-kasus kekerasan tersebut, terutama terhadap anak-anak Indonesia.

YouTube/Sekretariat Presiden
Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai, selama pandemi Covid-19 kekerasan terhadap perempuan dan anak semakin meningkat.

Megawati mengaku ironis atas kasus-kasus kekerasan tersebut, terutama terhadap anak-anak Indonesia.

"Kekerasan terhadap perempuan dan anak itu semakin besar. Lah kalau saya dengar begitu terus siapa yang buat kekerasan? Dengan segala hormat saya kepada para kaum laki ternyata yang melakukan kekerasan itu kaum laki," kata Megawati dalam pidatonya di pembukaan program Sekolah Partai angkatan ke-2 secara virtual , Rabu (26/8/2020).

"Lalu bagaimana dong, Indonesia mau jadi apa kalau begini?" sambungnya.

Megawati mengatakan, Indonesia tidak akan maju apabila laki-laki dan perempuan tak saling bersinergi. "Coba apa artinya? Ya memang mesti sama-sama laki dan perempuan," ucapnya.

Lebih lanjut, Megawati menegaskan, selaku ketua umum, ia akan mengambil tindakan yang tegas jika ada kader partai tak membela perlindungan dan melakukan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Kalau saya dengar dari kalian ada yang melakukan tindak kekerasan, saya pecat. Gitu saja. Meskipun tadi saya sudah bilang kalau eksekutif susah banget, tapi kenapa tidak diperjuangkan? Kalau sampai keluarga sendiri itu dibegitukan, apalagi sama rakyat yang seharusnya ditolong," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Megawati Ancam Pecat Kader yang Lakukan Kekerasan pada Perempuan dan Anak"

Editor: Tedja Pramana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved