Breaking News:

Berita Kriminalitas

Sat Narkoba Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pabrik Arak,PelakuTerancam Pidana Penjara dan Denda Rp 4 M

Jajaran Sat Narkoba Polres Belitung akhirnya menetapkan tiga tersangka atas kasus penggerebekan dua pabrik arak oleh Bupati Belitung Sahani Saleh

Dok/Sat Narkoba Polres Belitung
Jajaran Sat Narkoba melakukan gelar perkara kasus penggerebekan pabrik arak, Selasa (25/8/2020) kemarin 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Jajaran Sat Narkoba Polres Belitung akhirnya menetapkan tiga tersangka atas kasus penggerebekan dua pabrik arak oleh Bupati Belitung Sahani Saleh bersama Satpol PP beberapa waktu lalu.

Berdasarkan hasil gelar perkara yang dilaksanakan pada Selasa (25/8/2020) kemarin, dua tersangka pasutri Fan Tjin (64) dan Ester (62) ditetapkan untuk kasus pabrik arak di Jalan Bicong, Dusun Asam Lubang, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Sedangkan kasus di Jalan Kapten Saridin Dalam, Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung ditetapkan satu orang tersangka yaitu Hendra.

"Perkembangannya setelah kami menerima laporan polisi dengan melakukan penyelidikan terbuka, kami pandang sudah cukup untuk menentukan status tersangka," ungkap Kasat Narkoba Polres Belitung AKP Naek Hutahayan, Rabu (26/8/2020).

Ia menjelaskan pasca penetapan tersangka, proses selanjutnya kasus tersebut akan ditingkatkan ke penyidikan.

Tiga tersangka akan kembali dipanggil dan dimintai keterangan yang dituangkan dalam berita acara sebagai tambahan alat bukti.

Namun, untuk tersangka TKP Jalan Kapten Saridin Dalam hingga saat ini belum pernah memenuhi panggilan polisi baik sebagai saksi hingga penetapan tersangka.

"Belum tahu kami keberadaannya untuk Hendra ini. Sementara kami lidik dulu, nanti kalau upaya lidik tetap tidak ketemu baru ditetapkan sebagai DPO," jelas Hutahayan.

Terancam Pidana Penjara dan Denda Rp 4 M

Sementara ini, ketiga tersangka akan dijerat menggunakan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan dengan ancaman kurungan maksimal dua tahun penjara atau denda maksimal Rp 4 miliar.

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved