Breaking News:

Kebakaran 45,5 Hektare Lahan di Sumsel Tiga Hari Belum Juga Padam

Seluruhnya berada di Kabupaten Banyuasin, sementara satu titik berada di Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Kompas.com
Ilustrasi Kebakaran 

POSBELITUNG.CO, PALEMBANG - Lahan seluas 4,5 hektare yang berada di Kabupaten Ogan Ilir (OI) dan Banyuasin, Sumatera Selatan, telah terbakar sejak tiga hari terakhir.

Lokasi kebakaran tersebut berada di lima tempat, yakni Desa Tebing Abang, Kecamatan Rantau Bayur, Desa Banyu Urip, Kecamatan Tanjung Lago Banyuasin, Desa Rambutan serta Kecamatan Rambutan.

Seluruhnya berada di Kabupaten Banyuasin, sementara satu titik berada di Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumatera Selatan, Ansori mengatakan, berdasarkan catatan mereka, luas lahan yang terbakar sejak tiga hari adalah 53 hektare. Namun, yang dipadamkan baru 7,5 hektare di lima lokasi tersebut.

Menurut Ansori, penyebab api tak kunjung padam lantaran lokasi yang sulit dijangkau serta lahan gambut.

"Bahkan sebagian yang terbakar juga adalah rawa. Sampai sekarang tim gabungan masih berupaya memadamkan baik melalui darat maupun udara," kata Ansori lewat pesan singkat, Kamis (27/8/2020).

Ansori mengungkapkan, dari laporan yang mereka terima sementara, kebakaran itu terjadi secara sengaja untuk membuka lahan baru. Sehingga, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan.

"Laporannya seperti itu, namun harus diselidiki lebih lanjut. Sekarang kami fokus untuk pemadaman dulu," jelasnya.

Sejak beberapa hari terakhir,Tehnik Modifikasi Cuaca (TMC) dengan melakukan penyemaian untuk menurunkan hujan telah dilakukan. Hanya saja kondisi awan penghujan saat ini masih kosong sehingga menjadi sulit.

"Beberapa hari terakhir awan penghujan masih kosong, hanya berada di Muaratara. Namun, kita tetap melakukan penyemaian. Pemadaman darat juga tetap dilakukan," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sudah 3 Hari, Kebakaran 45,5 Hektare Lahan di Sumsel Belum Juga Padam"

Editor: Tedja Pramana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved