Breaking News:

Pembunuhan Kembali di Yahukimo, Seorang Warga Tewas dengan Luka Panah dan Bacok

Korban yang merupakan pekerja di sebuah toko bangunan, bersama dua rekannya dicegat orang tak dikenal (OTK) saat hendak mengantar batako.

Bangkapos.com
Ilustrasi korban pembunuhan 

POSBELITUNG.CO, JAYAPURA - Kasus pembunuhan kembali terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Rabu (26/8/2020) sore.

Kali ini, seorang warga sipil bernama Yausan (31) tewas dengan luka panah dan bacokan pada bagian wajah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal menuturkan, korban yang merupakan pekerja di sebuah toko bangunan, bersama dua rekannya dicegat orang tak dikenal (OTK) saat hendak mengantar batako ke rumah konsumen.

"Pukul 16.10 WIT, bertempat di jembatan buatan Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, telah terjadi kasus penganiayaan terhadap korban Yausan yang dilakukan oleh sekelompok orang," ujar Kamal, melalui keterangan tertulis, Kamis (27/8/2020).

Menurut keterangan saksi bernama Bayu, saat kejadian, ia dan seorang ibu (pemesan batako) duduk di kabin mobil L300.

Sedangkan korban duduk di bak belakang mobil bersama muatan batu batako dari arah Kota Dekai tujuan rumah pemesan batu batako di sekitar Kali Buatan arah Kampung Masi, Distrik Dekai.

Setibanya di pertigaan jalan masuk Kampung Masi, tepatnya di pinggir jembatan kali buatan dan hendak membelok ke arah kanan, tiba-tiba muncul sekelompok masyarakat dengan membawa alat tajam berupa busur panah, parang, kampak dan juga ada yang membawa balok kayu langsung menyerang mobil L300.

"Korban yang saat itu duduk di belakang bak mobil, kemudian diserang dengan menggunakan panah, parang dan pukulan kayu balok sehingga korban terjatuh dari mobil," kata Kamal.

Melihat korban sudah terjatuh dari bak mobil, sambung Kamal, selanjutnya saksi langsung melapor kejadian tersebut ke Mapolres Yahukimo.

Pada pukul 16.40 WIT, anggota Polres Yahukimo yang mendapat laporan kemudian menuju ke TKP guna mengevakuasi korban.

Halaman
12
Editor: Tedja Pramana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved