Breaking News:

Sudah Didoakan dan Liang Kubur Sudah Siap, Suami Syok Lihat Sosok di Balik Kain Penutup Jenazah

Spontan warga desa yang selama ini dikenal guyub, mendatangi rumah duka dan sebagian lain ke pemakaman untuk menggali liang kubur.

Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
Ilustrasi menggali kuburan 

POSBELITUNG.CO--Melalui pengeras musala desa, pengumuman kematian Harnanik di RSUD Mardi Waluyo Blitar cepat tersebar.

Warga Desa Bendiwulung, Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar, ini sempat dirawat selama 10 hari terakhir.

Spontan warga desa yang selama ini dikenal guyub, mendatangi rumah duka dan sebagian lain ke pemakaman untuk menggali liang kubur.

Kabar kematian Harnanik bermula disampaikan oleh pihak keluarga.

Mereka mendapat kabar tersebut dari pihak RSUD Mardi Waluyo Blitar.

Nanung Hermawan mengatakan, ibunya itu dirawat karena menderita stroke ringan.

Alhamdulillah, Akhirnya BLT Karyawan Rp 600 Ribu Ditransfer Hari Ini

Saat dirawat, ibunya mengeluh sesak napas. Sehingga tim medis memperlakukan Harnanik dengan prosedur Covid-19 dan diisolasi.

Keluarga tak bisa membesuk dan menjaga Harnanik. Kebutuhan seperti pakaian hanya dititipkan di pos jaga keamanan rumah sakit.

Pada Senin (24/8/2020) pagi, keluarga mendapat kabar kondisi kesehatan Harnanik menurun drastis lalu meninggal akibat serangan jantung.

"Senin sekitar jam 10 pagi. Di rumah semua sudah siap-siap," kata Nanung.

Halaman
1234
Editor: Khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved