Breaking News:

Jaringan Broadband Telkomsel Siap Dukung Proses Pembelajaran Jarak Jauh

Hingga kuartal tiga tahun ini, lebih dari 21.000 ribu BTS 4G LTE baru sudah beroperasi dan siap melayani kebutuhan aktivitas digital masyarakat.

IST/DOKUMENTASI TELKOMSEL
Ilustrasi jaringan broadband Telkomsel siap dukung proses pembelajaran jarak jauh 

POSBELITUNG.CO - Telkomsel secara konsisten berkomitmen terus bergerak maju memastikan terpenuhinya kualitas akses jaringan broadband guna menjamin kenyamanan pengalaman pelanggan dalam menunjang aktivitas digital di masa pendemi ini.

Satu di antara yang menjadi prioritas adalah memastikan pengalaman para pelajar dan pendidik dalam menjalankan proses pembelajaran jarak jauh secara daring dan virtual.

Komitmen tersebut terus diupayakan dengan secara berkelanjutan melakukan sejumlah aktivitas seperti pengamanan quality of service (QoS), pemantauan, pengembangan teknologi, dan infrastruktur jaringan broadband,  guna mengantisipasi perubahan perilaku masyarakat yang terus berkembang. Seperti pergeseran pengguna layanan telekomunikasi berbasis digital yang kini semakin dinamis dan terpusat di area residensial.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, selama masa pendemi Covid-19 berlangsung, Telkomsel sudah melihat terjadinya perubahan aktivitas digital masyarakat yang cukup signifikan, terutama sebagai dampak dari proses adaptasi dengan kebiasaan baru untuk tetap menunjang produktifitas keseharian.

Sejak bergulirnya gerakan program #DiRumahTerusMaju sebagai bagian dari program besar kepedulian terhadap tanggap pandemi Covid-19 di Indonesia, Telkomsel telah melakukan sejumah aktivitas optimalisasi teknis jaringan dengan fokus di wilayah area residensial.

Aktivitas teknis lain yang sudah dilakukan Telkomsel antara lain meliputi optimalisasi perangkat seperti antenna jaringan, balancing dan upgrade kapasitas spektrum besar yang dimiliki Telkomsel, seperti frekuensi 900, 1800, 2100, dan 2300 Mhz, termasuk pemanfaatan teknologi 4.9G dan Massive MIMO, agar cakupan layanan broadband Telkomsel lebih maksimal dan dapat diakses kapanpun, terutama saat kondisi trafik komunikasi berbasis data yang cukup padat.

Telkomsel juga telah menyiagakan unit kerja yang secara khusus menangani quality monitoring dan quality improvement agar selalu dapat memastikan hadirnya solusi layanan yang prima guna menjaga kenyamanan pengalaman aktivitas digital masyarakat.

Unit kerja tersebut selama ini juga telah berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, agar standar QoS serta aspek teknis lainnya dapat terpenuhi dalam menghadirkan layanan jaringan prima untuk masyarakat, terlebih di masa pandemi ini.

Setyanto lebih lanjut menambahkan, sejak awal tahun Telkomsel tetap berkomitmen untuk melanjutkan target penambahan infrastruktur 25.000 unit BTS 4G LTE hingga akhir tahun ini. Menghadapi perubahan perilaku dan kebutuhan masyarakat di masa pandemi, Telkomsel juga melakukan penyesuaian cakupan BTS 4G baru tersebut, yang pembangunannya difokuskan menjangkau area residensial.

Hingga kuartal tiga tahun ini, lebih dari 21.000 ribu BTS 4G LTE baru sudah beroperasi dan siap melayani kebutuhan aktivitas digital masyarakat di seluruh Indonesia.

Untuk pemerataan akses broadband berteknologi terdepan di wilayah 3T (Terluar, Terdalam, dan Tertinggal) hingga wilayah perbatasan negara, pada kuartal tiga 2020 ini juga Telkomsel telah memastikan 1.083 unit BTS program USO (Universal Service Obligation) yang dikembangkan bersama BAKTI Kominfo terkoneksi teknologi jaringan 4G LTE Telkomsel. Sehingga pengalaman beraktivitas digital populasi masyarakat yang berada di wilayah 3T hingga perbatasan negara khususnya dalam menunjang proses pembelajaran jarak jauh diharapkan akan semakin setara dengan wilayah perkotaan.

"Hingga pertengahan tahun ini, Telkomsel telah mengoperasikan lebih dari 228.000 unit BTS atau tumbuh lebih dari 11 persen dibanding tahun sebelumnya, yang sudah menjangkau 95 persen populasi masyarakat hingga pelosok negeri. Lebih dari 20.000 BTS yang sebagian besar berteknologi broadband 3G/4G juga sudah digelar di wilayah 3T hingga perbatasan negara, sebagai bentuk dukungan dalam memperkuat kedaulatan negara melalui kesetaraan akses gaya hidup digital," jelas Setyanto, dalam siaran pers yang diterima posbelitung.co, Jumat (28/8/2020).

Menjelang momen perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 lalu, Telkomsel telah merampungkan pembangunan BTS 4G di hampir seluruh wilayah Ibukota, Kabupaten dan Kotamadya (IKK) Indonesia.

Telkomsel juga menjadi satu-satunya yang penyedia layanan telekomunikasi selular yang menggelar layanan broadband 4G LTE di lebih dari 1.100 wilayah Kecamatan yang ada di Indonesia. Telkomsel meyakini dengan semakin meratanya ketersediaan akses telekomunikasi broadband di seluruh wilayah tanah air, dapat menunjang keberlangsungan pengembangan sektor pendidikan di Indonesia walau harus dilakukan adaptasi melalui proses pembelajaran jarak jauh.

Sejak awal masa pandemi, Telkomsel juga terus beradaptasi mengantisipasi perubahan perilaku dan kebutuhan masyarakat dalam melakukan aktivitas digital. Guna menunjang kemudahan aktivitas pembelajaran jarak jauh, Telkomsel telah menghadirkan sejumlah produk dan layanan, di antaranya melalui paket Ilmupedia dan Conference dengan harga terjangkau.

Seiring dengan bergulirnya tahun ajaran baru, Telkomsel kembali meluncurkan paket Kuota Belajar 10GB senilai Rp 10 yang memberikan gabungan dari keunggulan paket Ilmupedia dan Conference untuk kemudahan akses ke sejumlah aplikasi belajar daring dan konferensi video hingga ratusan situs kampus/sekolah. (*)

Editor: Novita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved