Enam Penambang Tewas Tertimbun Longsor Tambang di Lubuk Besar

Enam penambang tertimbun tanah longsor di area pertambangan timah di kawasan Sarang Ikan, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah.

Editor: M Ismunadi
Dokumentasi Basarnas Babel
Basarnas Babel mengevakuasi jenazah korban tanah longsor di area tambang di kawasan Sarang Ikan, Lubuk Besar, Bangka Tengah, Sabtu (29/8/2020) malam. 

POSBELITUNG.CO - Tim SAR gabungan berhasil menemukan enam penambang yang tertimbun tanah longsor di area pertambangan timah di kawasan Sarang Ikan, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung.

Keenam penambang tersebut masing-masing bernama Heri, Sugeng, Herry, Yanto, Dedi, dan Aldi.

Semuanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel) Fazzli mengatakan Aldi merupakan korban terakhir yang dicari dalam operasi pencarian dan pertolongan.

Jasadnya ditemukan pada Minggu (30/8) sekitar pukul 01.00 WIB.

Adapun jasad Yanto ditemukan pada Sabtu (29/8/2020) sekitar 23.50 WIB dan selanjutnya ditemukan jasad Dedi.

Sementara, tiga jenazah lainnya sudah ditemukan lebih dahulu.

"Semua jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Lubuk, Bangka Tengah," kata Fazzli, Minggu (30/8/2020).

Sebelumnya, Basarnas Babel menerima informasi dari warga setempat bahwa enam  penambang tertimbun tanah longsor di Sarang Ikan, Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (29/8/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

Keenam korban tertimbun saat sedang beraktivitas mencari timah.

Satu unit alat berat pun ikut tertimbun.

"Berdasarkan informasi dari Bapak Maretno mengatakan pada pukul 13.10 WIB terjadi longsor di galian timah di Serang Ikan, Lubuk Besar, yang menimbun enam orang penambang saat mereka melakukan aktivitas penambangan," ujar Fazzli.

Selanjutnya, dilakukan Operasi SAR Gabungan yang melibatkan satu Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, Polsek Lubuk Besar, Babinsa Lubuk Besar, aparat Desa Lubuk Besar, dan masyarakat setempat.

"Dengan ditemukannya semua korban laka tambang ini, maka operasi SAR diusulkan ditutup. Selanjutnya tim yang terlibat dapat kembali ke satuannya masing-masing," tutur Fazzli.

Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bangka Tengah Iptu Mulya Sugiharto membenarkan bahwa keenam korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Sudah ketemu semua korbannya tadi pagi," ujar Mulya, Minggu (30/8/2020).

Namun saat ditanya mengenai kronologi kejadian, Mulya mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan investigasi terkait kecelakaan tambang yang memakan enam korban jiwa tersebut. (Bangkapos.com/Yuranda)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Enam Orang Korban Laka Tambang di Kecamatan Lubuk Besar, Jasad Aldi Terakhir Ditemukan, https://bangka.tribunnews.com/2020/08/30/enam-orang-korban-laka-tambang-di-kecamatan-lubuk-besar-jasad-aldi-terakhir-ditemukan.

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved