Breaking News:

Jokowi: Kesempatan Pertumbuhan Ekonomi Hanya di September, Kalau Minus Artinya Masuk Ke Resesi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Indonesia sudah pada posisi minus 5,3 persen pasa quartal kedua tahun 2020.

Penulis: tidakada008 | Editor: M Ismunadi
Capture video
Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

POSBELITUNG.CO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Indonesia sudah pada posisi minus 5,3 persen pasa quartal kedua tahun 2020.

Menurut Presiden, masih ada waktu sampai akhir bulan September untuk menyelamatkan Indonesia dari jurang resesi.

 Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan arahan kepada para Gubernur menghadapi pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi Nasional melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (1/9/2020).

"Untuk itu, kuartal ketiga yang kita ini masih punya waktu 1 bulan yaitu Juli Agustus-September, kita masih punya kesempatan di bulan September ini," kata Jokowi.

"Kalau kita masih berada pada posisi minus, artinya kita masuk keresesi," tambahnya.

Maka dari itu, Presiden menekankan agar pemerintah daerah mempercepat belanja APBD provinsi dan perintahkan untuk Bupati Walikota agar APBD Kabupaten dan Kota terutama yang berkaitan dengan belanja barang, belanja modal, belanja Bansos ini betul-betul disegerakan.

Sehingga, bisa meningkatkan konsumsi masyarakat dan memulihkan ekonomi di daerah.

"Data yang dilaporkan per 27 Agustus 2020, rata-rata nasional belanja untuk APBD Provinsi ini masih di angka 44,74 persen. 44 persen dan untuk belanja kabupaten dan kota mencapai 48,8 persen. Hati-hati mengenai ini," tegas Jokowi.

"Ini angkanya saya kira bisa kita lihat belanja untuk barang dan jasa realisasinya sudah berapa, untuk belanja modal berapa, untuk belanja bansos berapa," jelasnya.

(Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia)

Berita ini telah terbit di TRIBUNNEWS.COM berjudul Jokowi: Kesempatan Pertumbuhan Ekonomi Hanya di September, Kalau Minus Artinya Masuk Ke Resesi

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved