Berita Belitung Timur
Deputi Perpustakaan Nasional RI Dorong Agar Perpusda Sediakan Sarana Entertainment
Jadi, perpustakaan sebagai ruang terbuka tak hanya menyediakan informasi tapi juga kegiatan masyarakat dengan berbagai aktivitas.
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Dedi Qurniawan
POSBELITUNG.CO, BELITUNGTIMUR - Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Deni Kurniadi mengatakan perpustakaan di daerah akan didorong menyediakan sarana entertainment alias hiburan bagi masyarakat.
Jadi, perpustakaan sebagai ruang terbuka tak hanya menyediakan informasi tapi juga kegiatan masyarakat dengan berbagai aktivitas.
Hal itu ia katakan saat mengunjungi perpustakaan daerah Belitung Timur didampingi Kepala Dinas Perpustakaan Belitung Timur Amirudin, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Perpustakaan Nasional RI Joko Santoso, dan Kepala Dinas Perpustakaan Belitung Paryanta, Jumat (4/9/2020) siang.
"Tempat keterampilan. Gagasan perpustakaan sebagai tempat interaksi sosial. Ada ide-ide kreatif dan inovatif, seperti berbagai kegiatan kesenian atau musik atau bahkan diciptakan cafe berkonsep buku. Jadi, sambil membaca bisa menikmati hal-hal yang sifatnya entertaint atau menghibur," kata Deni.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Belitung Timur Amirudin mengatakan saat ini perpustakaan daerah Beltim sedang menuju hal tersebut. Menurutnya untuk menarik minatbaca dan kunjungan masyarakat ke perpustakaan harus ada inovasi dan kreasi yang dilakukan.
"Potensi yang dimiliki Beltim mumpuni sehingga bisa dikembangkan seperti perpustakaan alam. Selain itu juga sekarang memang eranya sudah digitalisasi sehingga kita akan fokus terhadap digitalisasi ini," kata Amirudin.
Ia juga menyampaikan akan menggandeng berbagai komunitas supaya pemanfaatan perpustakaan bisa maksimal. Di dalam komunitas juga banyak terdapat milenial yang bisa menjadi corong promosi yang bisa menjadikan perpustakaan ramai.
"Konsep perpustakaan ke depan bagaimana tempat ini menjadi inklusi sosial sehingga masyarakat bisa meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan keterampilan di perpustakaan lalu mengaplikasikannya ke kehidupan sehari-hari. Jadi antara teori dan praktek bisa nyambung," tambahnya.
Ke depan, lanjut Amirudin, perpustakaan daerah Belitung Timur akan membuat cafe untuk tempat berkumpul komunitas berkumpul dan berinteraksi demi mewujudkan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial," tutupnya. (Posbelitung.co/ BryanBimantoro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/rombongan-perpusnas-ri.jpg)