Breaking News:

Aksi Boikot Film Mulan di Beberapa Negara Menuai Pro Kontra Meski Baru Tayang, Ini Sebabnya

Seperti yang diketahui, Film Mulan baru dirilis di Disney Plus. Film ini pun dapat disaksikan di sejumlah negara.

Tangkap Layar kanal YouTube Walt Disney Studios
Film Mulan 

Diketahui, bintang film Mulan, Liu Yifei atau Crystal Liu dan Donnie Yen pernah memberikan dukungan kepada Kepolisian Hong Kong yang menggunakan aksi kekerasan dalam meredam demonstran di Hong Kong.

"Aku juga mendukung Kepolisian Hong Kong. Kalian bisa melawanku sekarang. Sungguh memalukan bagi Hong Kong," tulis Liu Yifei di Weibo pada Agustus lalu.

Oleh karenanya, kehadiran Mulan langsung disambut seruan boikot oleh sejumlah aktivis pro-demokrasi.

"Karena Disney tunduk kepada Beijing dan karena Liu Yifei secara terbuka dan bangga mendukung kebrutalan polisi di Hong Kong.

Saya mendorong semua orang yang percaya pada hak asasi manusia untuk #BoycottMulan," bunyi twit dari Joshua Wong, aktivis pro-demokrasi Hong Kong.

Dilansir dari NBC News, Senin (7/9/2020), pihak Disney dan Liu Yifei belum memberikan tanggapan terhadap seruan pemboikotan film Mulan ini.

Film Mulan sendiri kini sudah bisa dinikmati dengan berlangganan Disney+ dan membayar biaya tambahan.

Hanya saja, film garapan sutradara Niki Caro ini baru bisa ditonton di beberapa wilayah negara tertentu, tidak termasuk Indonesia.

Diketahui, ini bukan kali pertama boikot untuk film Mulan diserukan oleh para aktivis pro demokrasi.

Sinopsis Film Mulan

Halaman
1234
Penulis: tidakada008
Editor: Rusmiadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved