Breaking News:

Berita Belitung

Rakor TKPK Beltim, 2021 Genjot Penanganan Kemiskinan dan Harus Tepat Sasaran

Rakor TKPK Beltim, 2021 Genjot Penanganan Kemiskinan dan Harus Tepat Sasaran

Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Rapat Koordinasi Tim Koordinasi penanggulangan kemiskinan (TKPK) Kabupaten Belitung Timur. Jumat (11/9/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Rakor TKPK Beltim, 2021 Genjot Penanganan Kemiskinan dan Harus Tepat Sasaran

Kepala Bappelitbangda Beltim Bayu Priyambodo mengatakan program penanggulangan kemiskinan ini harus lebih tepat sasaran.

"Mengenai program penanggulangan kemiskinan, tahun 2021 harus lebih tepat sasaran dalam pelaksanaan programnya. Misal yang terkait dengan ekonomi, dibuatkan program oleh Dinas Perdagangan, perikanan, KUMKM, dan lainnya. Kami di Bappelitbanda sudah mempunyai peta wilayah yang masyarakatnya didominasi pekerjaan tertentu. Sasarannya adalah kelompok sasaran tematik yang ada di data kemiskinan daerah, jadi program 2021 lebih digenjot untuk penanganan kemiskinan," jelas Bayu saat ditemui Posbelitung.com di sela rakor, Jumat (11/9/2020).

Menurutnya, rakor ini seharusnya dilaksanakan pada April dan September. Namun, karena April terkendala situasi pandemi maka baru pada September bisa dilaksanakan.

"Seharusnya di rakor April untuk mengevaluasi jalannya program pada 2019. Namun, rekomendasi pada rakor di 2019 sudah banyak ditindaklanjuti tapi memang banyak juga yang terkendala dengan pandemi ini," jelasnya.

Satu kendalanya pada tahun ini yakni karena refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, sehingga beberapa program penanggulangan kemiskinan yang disebar di beberapa OPD juga tidak bisa berjalan.

"Makanya untuk tahun depan akan kita genjot, sesuai juga dengan instruksi dan arahan dari Menteri Bappenas," kata Bayu.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Timur Burhanudin mengatakan rakor ini dalam rangka mengevaluasi program penanggulangan kemiskinan di daerah supaya bisa dilihat sejauh mana persoalan-persoalan yang ada di daerah ini.

"Kalau kemarin kan kita tidak menyangka ada kondisi Covid-19, ini kita bicara kembali dalam kondisi normal sebelumnya. Ada beberapa program bantuan yang dikucurkan oleh pemerintah pusat terhadap desa untuk penanggulangan kemiskinan di masing-masing desa," kata Burhanudin.

"Hari ini kita mencoba untuk mengevaluasi sampai sejauh mana apa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat itu kepada masyarakat. Apakah menyentuh pada akar masalah atau tidak, sejauh mana data yang didapat oleh kawan-kawan di bawah itu divalidasi dan disinkronkan dengan OPD-OPD terkait dalam rangka kita memberikan program-program intervensi penanggulangan kemiskinan di daerah," tambahnya.

Sehingga, lanjutnya, dengan mengetahui letak masalah setelah adanya evaluasi pemerintah bisa mengintervensinya dengan kebijakan-kebijakan yang tepat sasaran.

"Validasi data sinkronisasi kebijakan program dari semua OPD bisa menggunakan satu bank data yang tervalidasi dengan baik oleh kawan-kawan di teknis," kata Burhanudin. (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved