Breaking News:

Berita Belitung

Perketat Protokol Kesehatan, Pergerakan Penumpang Pesawat Diperkirakan Tidak Terdampak Signifikan

PT Angkasa Pura II (Persero) dan stakeholder menerapkan protokol kesehatan secara ketat di Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma.

Pos Belitung/Disa Aryandi
Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin. 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG-- PT Angkasa Pura II (Persero) dan stakeholder menerapkan protokol kesehatan secara ketat di Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma.

Diperketatnya protokol kesehatan itu, untuk mendukung  pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Protokol kesehatan di Bandara PT Angkasa Pura II fokus pada jaga jarak (physical distanding), pengecekan kesehatan (health screening), layanan tanpa sentuh (touchless processing), kebersihan fasilitas (facility cleanliness & sanitizing), dan perlindungan terhadap setiap individu di bandara (people protection).

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan setiap personel di bandara memastikan lima fokus tersebut dapat diwujudkan di setiap bandara termasuk Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma.

"Pengecekan suhu tubuh traveler dijalankan di terminal keberangkatan dan kedatangan, lalu pengecekan surat hasil rapid test dan PCR test dilakukan secara ketat dengan proses antrean yang sangat baik," ungkap Awaluddin melalui siaran pers yang diterima Posbelitung.co, sabtu (12/9/2020).

Di seluruh area bandara, kata dia, tetap akan dilakukan penyemprotan disinfekta dan disediakan berbagai fasilitas seperti hand sanitizer dan wastafel. Setiap orang yang berada di terminal penumpang, tetap di wajibkan menggunakan masker.

"Protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma juga dimungkinkan untuk diperketat. Misal nya, dengan penambahan personel aviation security atau customer service, peningkatan frekuensi disinfeksi di area bandara, penambahan titik hand sanitizer, fasilitas cuci tangan, dan berbagai upaya untuk menjaga kebersihan dan higienitas bandara," jelas Awaluddin.

Untuk pergerakan penumpang, terhitung dari tanggal 1 hingga  8 September di 19 Bandara PT Angkasa Pura II, mencapai 66.032 orang perhari. Khusus di Bandara Soekarno-Hatta rata-rata pergerakan penumpang mencapai 38.852 orang per hari.

PT Angkasa Pura II memperkirakan penerapan PSBB di DKI Jakarta pada senin pekan depan tidak berdampak signifikan, terhadap pergerakan penumpang di 19 Bandara termasuk di Bandara Soekarno-Hatta.

"PSBB penuh di DKI Jakarta pada 14 September nanti ditetapkan setelah ada angka psikologis baru pergerakan penumpang di tengah pandemi. Hal ini berbeda ketika PSBB diterapkan pertama kali yaitu tidak jauh ketika penerbangan di dalam kondisi normal, sehingga terjadi penurunan pergerakan penumpang pada April 2020 cukup signifikan," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved