Breaking News:

Berita Belitung

Kalapas Tanjungpandan Bersama WBP Panen Jagung 150 Kg dan Kacang Panjang 15 Kg

Pasca berhasil membudiyakan ikan ai tawar, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan kembali memanen hasil pertanian.

Dok/Lapas Kelas IIB Tanjungpandan
Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan bersama jajaran dan WBP memanen jagung, Sabtu (12/9/2020) 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG-- Pasca berhasil membudiyakan ikan ai tawar, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan kembali memanen hasil pertanian.

Kali ini sekitar 130 kg jagung manis dan 15 kg kacang panjang dipanen dari hasil pengelolaan lahan tidur seluas dua hektarare di belakang tembok lapas.

Jajaran petugas lapas bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menjalani asimilasi mengolah lahan tersebut semenjak beberapa bulan lalu dengan menanami berbagai jenis sayuran seperti timun, terong, kacang panjang dan jagung manis.

"Kami memiliki berbagai macam program pembinaan, salah satunya pembinaan kemandirian perkebunan. WBP dilatih dari bagaimana mengolah lahan, menanam, merawat hingga memanen hasil dari tanaman yang telah ditanam, seperti yang kita panen ini," ungkap Kasi Binapi Giatja Heri melalui Kasubsi Bimbingan Kerja (Bimker) Riski dalam siaran rilis Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Minggu (13/9/2020).

Ia mengatakan hasil panen yang melimpah akan dimanfaatkan untuk kebutuhan WBP sedangkan sisanya dijual kepada pihak ketiga.

Kemudian hasil penjualan diharapkan dapat menunjang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebagai upaya melaksanakan Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020 yang telah dicanangkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS).

"Banyak kendala yang dihadapi saat membuka kembali lahan ini yang terjelas adalah sarana prasarananya. Ketika mulai penanaman gangguan hewan liar seperti monyet dan ular juga menyebabkan kerusakan pada tanamanan. Bersyukur, atas kerjasama dari seluruh pihak semua bisa berjalan dan sesuai harapan," jelasnya didampingi Staf Bimker Rolly Desta.

Sementara itu Kalapas kelas IIB tanjungpandan Romiwin Hutasoit berharap, dengan lahan yang cukup luas serta kondisi tanah yang subur, program pembinaan melalui asimilasi luar tembok Lapas dapat lebih produktif ke depannya.

Sehingga mampu menghasilkan produk pertanian unggul dan pendapatan negara bukan pajak.

Dirinya juga mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran dalam berionovasi demi memberikan yang terbaik bagi WBP dan menjaga nama baik Lapas Kelas IIB Tanjungpandan.

"Dengan berbagai kegiatan produktif seperti ini kita bisa menghasilkan PNBP meskipun dari tembok penjara. Bagi WBP ini juga akan menjadi bekal pengetahuan dan pengalaman yang sangat berguna ketika mereka bebas nantinya. Ini adalah sumbangsih WBP bagi begara dan sangat membanggakan," kata Romiwin. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved