Breaking News:

Berita Belitung

Transkasi Tunai Selama Lima Hari Bazar Belitung Kreatif Tembus Rp600 Juta

Terjadi perbedaan pendapatan yang cukup signifikan ketika berjualan di tempat biasa dibandingkan di bazar.

posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Jasagung Hariyadi 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Jasagung Hariyadi mengatakan antusiasme pengunjung Bazar Belitung Kreatif di Pantai Tanjungpendam luar biasa.

Penonton seni pertunjukan hingga pembeli di stan sangat banyak.

Bahkan dalam lima hari, transaksi tunai pembeli stan mencapai Rp 600 juta.

"Itu yang transaksi tunai. Ada juga yang bertransaksi non tunai yang belum diketahui dan bahkan seperti fotografer juga ada menerima pesanan," katanya saat ditemui Posbelitung.co di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Jalan Depati Gegedek, Tanjungpandan, Senin (14/9/2020).

Hasil transaksi terbesar berasal dari pelaku usaha kuliner.

Bahkan berdasarkan informasi dari pelaku usaha, terjadi perbedaan pendapatan yang cukup signifikan ketika berjualan di tempat biasa dibandingkan di bazar.

"Kalau di tempat jualan biasa omzetnya sekitar Rp 300 ribuan. Di bazar itu, satu malam omzetnya berkisar Rp 700 ribu-Rp 4,8 juta. Omzet meningkat meski tidak semuanya, ada juga beberapa stan yang omzetnya tidak begitu besar," katanya.

Sebelumnya memang ada 135 stan yang disediakan baik itu bagi pelaku usaha sektor kuliner, pertanian, ekonomi kreatif, fotografi, seni rupa, dan lainnya.

Bahkan jumlah tersebut pun terbilang kurang karena masih banyaknya permintaan dari pelaku usaha yang belum kebagian.

Ke depan, acara serupa rencana bakal digelar November dan Desember.

"Mudah-mudahan kalau kondisi normal diadakan lagi bazar seperti ini dua kali lagi, buat penjual yang umum. Kalau 3-9 Oktober, bulan depan, itu khusus pelaku ekonomi kreatif," jelasnya.

Ketika penutupan, Minggu (13/9/2020) malam, Jasagung menyebut, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie juga sempat menyampaikan beberapa evaluasi pelaksanaan bazar.

Seperti pembagian klaster berdasarkan kategori tertentu, sehingga tidak bercampur antara sektor kuliner, ekonomi kreatif, dan pertanian. Serta agar lebih melibatkan masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

"Usulan beliau juga agar OPD lain mengadakan event semacam ini sebagai stimulus pemulihan perekonomian dan bisa dirasakan masyarakat," tuturnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved