Breaking News:

Berita Kriminalitas

Raja Keraton Agung Sejagat Divonis Empat Tahun Penjara, Pengacaranya Nyatakan Pikir-Pikir

Keduanya dihukum penjara masing-masing empat tahun dan satu tahun enam bulan oleh Pengadilan Negeri (PN) Purworejo, Jawa Tengah.

IST/Twitter via ReqNews
Totok Santoso Hadiningrat alias Sinuhun sebagai Raja Keraton Agung Sejagat, dan Dyah Gitarja sebagai Kanjeng Ratu. (IST/Twitter via ReqNews) 

POSBELITUNG.CO-- Publik sempat dihebohkan dengan kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo.

Namun aksi raja dan permaisuri Keraton Agung Sejagat kini telah berakhir. Pihak kepolisian telah menangkap Totok Santosa dan Fanni Aminadia pada Selasa (14/1/2020).

Keduanya ditangkap atas tindakan mereka yang meresahkan masyarakat karena menganggap sebagai Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat.

Berdasarkan hasil persidangan Toto Santoso, yang menyebut dirinya sebagai pemimpin Keraton Agung Sejagat, bersama istrinya, Fanni Aminadia, akhirnya divonis majelis hakim bersalah karena menyebarkan berita bohong.

Setelah Keraton Agung Sejagat & Sunda Empire, Muncul Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Begini Faktanya

Keduanya dihukum penjara masing-masing empat tahun dan satu tahun enam bulan
oleh Pengadilan Negeri (PN) Purworejo, Jawa Tengah.

"Mengadili, satu, menyatakan bahwa terdakwa satu Toto Santoso dan terdakwa dua Fanni Aminadia tersebut di atas terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat sebagaimana dalam dakwaan primer JPU," tegas Hakim Ketua, Sutarno saat membacakan putusan, Selasa (15/9).

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa satu Totok Santoso dengan pidana penjara selama 4 tahun dan terdakwa dua Fanni Aminadia dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan," lanjut Sutarno.

Putusan yang dijatuhkan tersebut lebih ringan dari tuntutan yang diajukan JPU. Untuk diketahui, dalam kasus ini Raja Toto dituntut lima tahun bui, sedangkan Ratu Fanni 3,5 tahun penjara.

Korban Totok Santoso ini Beberkan Hubungan di Balik Keraton Agung Sejagat, Jogja DEC & Sunda Empire

Raja Keraton Agung Sejagat Akui Berbohong, Sang Ratunya Selalu Menangis Saat Ditanya Soal Janin

Raja Toto dan Ratu Fanni didakwa dengan pasal 14 ayat 1 UU No 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan pasal 14 ayat 2 UU NO 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sedangkan untuk dakwaan kedua yakni pasal 378 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Begini kondisi terbaru Keraton Agung Sejagat setelah Raja dan Ratunya ditangkap pada Selasa (14/1/2020) kemarin
Begini kondisi terbaru Keraton Agung Sejagat setelah Raja dan Ratunya ditangkap pada Selasa (14/1/2020) kemarin (TRIBUN JATENG Permata Putra Sejati / ISTIMEWA via TRIBUN JATENG)
Halaman
123
Editor: nurhayati
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved