Breaking News:

Berita Belitung

Rakor Tim Pora Tanjungpandan, Imigrasi Rangkul Kades Ikut Awasi Orang Asing

Jajaran Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan menggelar rapat koordinasi tim pengawasan orang asing (Pora) tingkat Kecamatan Tanjungpandan

Posbelitung.co/Dede Suhendar
Rakor Tim Pora tingkat Kecamatan Tanjungpandan di Hote La Lucia, Kamis (17/9/2020) 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG -- Jajaran Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan menggelar rapat koordinasi tim pengawasan orang asing (Pora) tingkat Kecamatan Tanjungpandan, di Hotel La Lucia, Kamis (17/9/2020).

Dalam kesempatan itu, Imigrasi mengudang stakeholder terkait sampai kepala desa se Kecamatan Tanjungpandan dengan harapan koordinasi pengawasan orang asing di masa pandemi Covid-19 lebih terjalin dengan baik.

"Kami juga mendapat informasi positif dari tingkat paling bawah dalam hal pengawasan orang asing. Apalagi di wilayah Tanjungpandan ini juga ada orang asing pemegang kartu izin tinggal tetap (Kitap) dan kartu izin tinggal terbatas (Kitas)," jelas  Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan Dewanto Wisnu Raharjo kepada posbelitung.co.

Ia menjelaskan terdapat 11 orang pemegang Kitap dan 27 orang pemegang Kitas di Belitung. Dari jumlah tersebut ada yang bekerja sampai penyatuan keluarga.

Menurutnya dari pembahasan rakor, muncul informasi adanya WNA pemegang Kitas yang menikah dengan warga negara Indonesia tinggal di Desa Air Merbau.

Oleh sebab itu, Imigrasi bisa menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan jika mendapati kejadian tersebut.

"Memang tidak ada perbedaan pengawasan baik pemegang Kitap, Kitas maupun izin kunjungan wisata, semuanya tetap kami awasi," kata Dewanto.

Kemudian, terkait pandemi Covid-19 dirinya mengakui pasca penerbangan internasional ditutup, jumlah orang asing yang masuk berkurang drastis.

Sehingga pihak Imigrasi hanya mendata dan mengawasi orang asing yang berada di Belitung sebelum pandemi terjadi.

Menyikapi kondisi tersebut, kata Wisnu, Kemenkum HAM melalui Ditjen Imigrasi memberikan kebijakan izin tinggal darurat bagi pemegang izin tinggal yang masa berlakunya habis.

Perpanjangan izin itu berlaku secara otomatis sampai batas waktu 20 September 2020 mendatang.

"Jadi yang bersangkutan tidak perlu datang ke kantor tapi secara sistem sudah diberikan. Nanti setelah tanggal 20 September, silahkan ke kantor mengurus perpanjangannya," kata Wisnu. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved