Breaking News:

Pilkada Belitung Timur

Cegah Pelanggaran Protokol Kesehatan, Paslon Bisa Gunakan Youtuber dan Influencer dalam Kampanye

Pasangan calon dalam Pilkada Belitung Timur memanfaatkan perkembangan teknologi dalam masa kampanye, seperti memakai jasa youtuber/influencer media

Posbelitung.co/BryanBimantoro
Kapolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat didampingi Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Danrem 045 Garuda Jaya Brigjen TNI M Jangkung saat menemui media seusai kegiatan, Jumat (18/9/2020). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG--Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Anang Syarif Hidayat meminta pasangan calon dalam Pilkada Belitung Timur memanfaatkan perkembangan teknologi dalam masa kampanye, seperti memakai jasa youtuber dan influencer media sosial.

Hal tersebut ia katakan saat berkunjung ke Belitung Timur dalam mengecek kesiapan polisi dalam mengamankan pesta demokrasi, Jumat (18/9/2020) di Halaman Polres Beltim.

"Memanfaatkan kemajuan teknologi dimasa kampanye ini juga sebagai langkah kita mencegah terjadinya kerumunan dan juga meminimalisir pelanggaran protokol kesehatan. Saya pikir pola kampanye saat ini sudah berbeda, dunia maya lebih kita kedepankan," jelas Irjen Pol Anang saat ditemui posbelitung.co seusai kegiatan, Jumat.

Namun, lanjutnya, perlu diingat dalam memanfaatkan teknologi juga harus bertanggungjawab. Artinya pesan dan ajakan yang disampaikan dalam kampanye jangan sampai menimbulkan perpecahan dan konflik.

"Pilih youtuber dan influencer yang memang mempunyai kredibilitas, integritas, profesionalitas dalam melaksanakan tugasnya. Hindari hate speech, hoax, jangan munculkan konflik SARA, dan harus menimbulkan kesejukan," tegas Kapolda.

Selain itu, Anang bilang pemanfaatan teknologi ini juga bisa digunakan untuk menyebarkan pesan-pesan penerapan protokol kesehatan sehingga makin masif digaungkan ke masyarakat.

"Tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, youtuber, dan influencer bisa digunakan dalam menyebarkan penegakan hukum disiplin penerapan protokol kesehatan," saran Anang.

Menurutnya, pilkada berbeda dengan pilpres karena memiliki kedekatan emosional yang sangat kuat antara pemilih dengan yang dipilih. Karena itu ia meminta kerjasama yang baik antar semua stakeholders.

"Eskalasi dalam pilkada ini harus dijaga oleh semua pihak, semua berperan menciptakan situasi kondusif dalam penyelenggaraan pesta demokrasi," pintanya.

Dalam kunjungannya ini ia juga memimpin Apel Operasi Mantap Praja Menumbing 2020 yang bertujuan menciptakan proses Pilkada yang aman, damai, dan sejuk.

"Kerahkan polisi siber dalam menangkal potensi terjadinya hoaks, hate speech, dan kabar-kabar yang tidak valid. Kita satukan tekad pilkada ini akan berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan," tegas Anang.(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved