Berita Belitung
Kabid P2PM Dinkes Belitung Tegaskan Puskesmas Tidak Menjual Bubuk Abate
Dinkes bersama Puskesmas membagikan abate secara gratis demi mencegah penyebaran jentik nyamuk yang berpotensi terhadap penyakot DBD. Lengkapnya...
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Dedi Qurniawan
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono menegaskan bahwa puskesmas tidak pernah menjual bubuk abate kepada masyarakat.
Bahkan Dinas Kesehatan bersama Puskesmas membagikan abate secara gratis demi mencegah penyebaran jentik nyamuk yang berpotensi terhadap penyakot DBD.
Hal ini terkait informasi yang beredar di media sosial tentang adanya oknum yang mengatasnamakan puskesmas menjual bubuk abate.
"Tidak ada itu, tidak benar, kami malah membagikan gratis kepada masyarakat. Sudah terulang lagi kejadian seperti ini, tahun lalu juga pernah ada laporan," ujar Joko saat dihubungi posbelitung.co, Minggu (29/9/2020).
Joko mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindak oknum yang menjual bubuk abate atas nama puskesmas.
Ia menjelaskan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas biasanya rutin membagikan bubuk abate gratis mulai Oktober atau saat musim penghujan tiba.
Tujuannya untuk mencegah perkembangbiakan jentik nyamuk yang berpotensi terhadap penyakit DBD.
Namun momen tersebut justru dimanfaatkan sebagian oknum untuk mengambil keuntungan dengan menjual bubuk abate tersebut.
"Kemarin Puskesmas Tanjungpandan sudah membagikan di Kelurahan Parit dan Lesung Batang. Kami juga rencanya mau membagikan kebetulan stoknya masih ada," kata Joko. (posbelitung.co/dede s)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/joko-1712020.jpg)