Breaking News:

Berita Belitung Timur

Goa Tua di Manggar Masih Misteri, Buatan Belanda Saat Cari Timah atau Tentara Jepang untuk Sembunyi

Gua yang terletak di sekitar Kampong Gunong, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar, Belitung Timur masih menjadi misteri.

Istimewa/dok.Rico Pebrico
Goa yang terletak di sekitar Kampong Gunong, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar, Belitung Timur. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Gua yang terletak di sekitar Kampong Gunong, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar, Belitung Timur masih menjadi misteri.

Disebut misteri karena sejarah goa ini belum terungkap.

Dari kejahuan terlihat lobang atau pintu masuk gua tersebut tak begitu besar tapi di dalamnya luas.

"kenapa saya bisa mengatakan begitu, karena di tahun 1983 saya dan rekan-rekan pernah memasuki ke dalam goa tersebut," ujar Rico Pebrico sebagai pemerhati sejarah Manggar melalui rilisnya, Senin (21/9/2020).

Dia mengatakan masih ingat bagaimana penampakan di dalam goa sewaktu memasukinya dibantu dengan penerangan lilin.

Terlihat luas didalamnya seperti terowongan berlebar kurang lebih 5 meter dan tingginya kurang lebih 3 meter.

Tetesan air dari langit-langit atas goa membuat suasana dingin dan di dinding samping goa di setiap jarak tertentu terdapat semacam lobang tempat obor.

Goa yang di dalamnya lurus horizontal mengarah ke selatan hanya dapat dimasuki sedalam sekitar 50 meter.

Selebihnya, goa tak dapat lagi dimasuki karena tertimbun tanah atau mungkin barangkali akibat longsor atau sengaja dibuat begitu.

"kalau sekarang tak berani lagi masuk karena menurut kepala RT setempat yaitu pak Wadi yang juga pernah masuk ke dalam goa tersebut mengatakan kondisi didalam nya sekarang kita tidak tahu lagi dan perlu suatu team khusus untuk menelusurinya," ujarnya.

Rico juga masih bertanya-tanya apakah Goa itu buatan Belanda di saat mereka mencari pasir timah dahulu.

Ataukah ini goa buatan tentara Jepang untuk persiapan mereka sembunyi saat adanya keadaan darurat, masih misteri dan belum bisa terjawab.

"Kami berharap pejabat desa setempat dan Pemerintah Daerah Belitung Timur peduli dan segera melestarikan situs sejarah ini, menurut Pak Subagio sepuh yang kediamannya tak begitu jauh dari letak goa tersebut mangatakan , situs goa ini dapat di jadikan objek wisata dan merupakan aset desa atau daerah, semoga kepedulian ini terwujud,"bebernya (posbelitung.co/rilis/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved