Breaking News:

Berita Belitung Timur

Polemik Masker Scuba dan Buff, Dinas Kesehatan Belitung Timur Sarankan Hal Ini

Beberapa waktu terakhir marak diperbincangkan publik mengenai masker scuba dan buff yang dinilai tidak aman dalam mencegah penyebaran droplet.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes-PPKB Beltim Supeni (kerudung kuning). 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Beberapa waktu terakhir marak diperbincangkan publik mengenai masker scuba dan buff yang dinilai tidak aman dalam mencegah penyebaran droplet.

Menanggapi penggunaan masker tersebut, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Belitung Timur memberikan beberapa saran.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes-PPKB Beltim Supeni menyarankan agar masker scuba atau buff diganti dengan masker kain yang memiliki minimal dua lapisan.

"Karena jika hanya satu lapis resiko dan celah keluarnya droplet dari mulut kita masih tinggi. Saat ini penyebaran virus corona masih didominasi oleh tidak patuhnya warga dalam menerapkan protokol kesehatan, utamanya tidak memakai masker yang baik dan tepat," kata Supeni saat ditemui Posbelitung.co saat operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan, Jumat (25/9/2020).

Supeni bilang kalaupun masih ingin memakai masker scuba atau buff disarankan agar didobel dengan masker medis atau masker kain sehingga benar-benar terjamin droplet tidak akan menyebar.

"Pemakaian masker yang tepat akan membuat resiko kita terkena virus corona semakin rendah. Tentunya juga dibarengi dengan sering mencuci tangan dan menghindari kerumunan," kata Supeni.

Lebih lanjut, Supeni menjelaskan saat ini Dinkes-PPKB terus melakukan testing kepada orang-orang yang beresiko terpapar virus corona.

Hal ini demi menjaga Belitung Timur agar tetap dalam zona hijau setelah beberapa minggu tidak ada penambahan kasus positif.

"Kami terus aktif lakukan tes rapid dan swab kepada beberapa warga yang punya gejala ataupun pernah berkontak dengan pasien positif covid-19 di Tanjungpandan. Sampai saat ini kita masih aman dan semoga akan terus aman jika kita saling menjaga dengan cara menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Supeni. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved