Tragis, Pengemudi Perempuan Tabrak Keluarga Pengemis, Ini Deretan Faktanya

Mobil yang dikemudikan perempuan muda berinisial W menabrak keluarga pengemis yang duduk di pinggir jalan. Satu dari tiga pengemis itu meninggal dunia

Penulis: M Ismunadi | Editor: M Ismunadi
KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA
Keluarga pengemis sedang duduk di pinggir jalan belakang Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, tertabrak mobil sampai sang ibu meninggal dunia, Jumat (25/9/2020). 

POSBELITUNG.CO - Perempuan muda berinisial W yang menabrak keluarga pengemis di Tasikmalaya pada Jumat (25/9/2020) ternyata tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tasikmalaya, AKP Bayu Tri Nugraha saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon, Sabtu (26/9/2020).

"Sopir juga belum memiliki SIM setelah diperiksa. Sopirnya saat ini masih diperiksa oleh petugas," tambah Bayu.

Ia mengatakan saat mengendarai mobil, perempuan muda tersebut hendak mengambil ponselnya yang jatuh ke dasbord.

Saat itu ia kaget dan hilang kendali hingga menginjak gas dan menabrak tiga orang pengemis yang sedang duduk di bawah pohon di pinggir jalan.

"Penyebab kecelakaan sesuai keterangan sopir karena hilang konsentrasi ketika mengendarai mobil sambil mau mengambil HP yang jatuh ke dashboard."

"Saat akan mengambil langsung hilang kendali dan menabrak tiga orang perempuan sampai terhenti menabrak pohon di dekatnya. Intinya, ada aktivitas lainnya selain mengemudi," jelas Bayu.

Setelah kejadian tersebut, Bayu berpesan kepada seluruh pengemudi wajib menaati peraturan lalu lintas saat berkendara dan wajib memiliki SIM.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tak sembarangan berada di pinggir jalan karena sangat membahayakan nyawa sendiri dan orang lain.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi bahwa jalan itu milik umum. Kalau tak hati-hati akan bahayakan nyawa sendiri dan orang lain. Kepada warga atau pejalan kaki kalau mau duduk carilah tempat yang lebih aman," imbaunya.

Diberitakan sebelumnya keluarga pengemis yang terdiri dari tiga orang di tabrak mobil saat duduk di pinggir jalan di belakang Pasar Cikuburuk, Tasikmalaya pada Jumat (25/9/2020).

Dede Esti (40), salah satu dari tiga pengemis itu meninggal di lokasi kejadian.

Sedangkan dua lainnya, Mumun (50) dan Resti (20), kritis dan dirawat di RSUD Soekardjo Tasikmalaya.

"Saya mendengar dari warga di sana, istri saya sedang duduk di pinggir jalan gelar tikar bersama kakaknya dan anak perempuan saya. Tiba-tiba ada mobil warna putih oleng dan menabrak mereka. Istri saya langsung meninggal," jelas suami korban, Ujang Iwan Gunawan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved