Bertia Belitung

Asuransi Petani di Belitung Tak Laku, Kepala DKPP: Padahal Ini Gratis

Asuransi ini sepenuhnya disubsidi oleh APBN dan APBD Provinsi Bangka Belitung.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Dedi Qurniawan
kompas.com
ilustrasi- Petani mengeluhkan pupuk subsidi langka. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Program Asuransi Tani Padi (AUTP) di Kabupaten Belitung masih belum diminati.

Belum satu pun petani yang ikut asuransi yang sudah ada sejak tahun 2019.

Padahal asuransi ini sepenuhnya disubsidi oleh APBN dan APBD Provinsi Bangka Belitung.

Untuk masuk sebagai peserta di asuransi tersebut, petani cukup melakukan pendaftaran ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung.

"Setelah itu ada petugas kami yang mendata, dan langsung didaftarkan. Cuma sampai sekarang belum ada yang ingin ikut asuransi ini, padahal ini gratis istilahnya," ungkap Kepala DKPP Kabupaten Belitung Destika Effenly kepada posbelitung.co, senin (28/9/2020).

Asuransi ini merupakan program khusus petani padi.

Menurut Destika, para petani tak ingin ikut karena harus membuat dokumen perencanaan pertanian dan laporan hasil panen.

"Itu saja kendalanya, intinya petani ini tidak mau ribet. Ada yang petani ingin ikut, tapi PPL tidak ingin membantu, sebaliknya ada PPL yang ingin membantu mengurus asuransi, tapi petaninya yang tidak mau," jelasnya.

Padahal untuk menarik minat petani, agar ikut sebagai peserta asuransi tersebut, DKPP sudah berulang kali melakukan sosialisasi.

Terutama sosialisasi di tingkat PPL.

"Tapi kami akan terus berusaha semaksimal mungkin, karena memang sudah dari tahun kemarin belum ada yang mau ikut. Ada satu kelompok tani yang ingin ikut baru - baru ini, sekarang masih ingin dikomunikasikan lagi," bebernya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved