Breaking News:

Pilkada Belitung Timur 2020

Penjelasan KPU Beltim Tentang Kampanye Model Blusukan, Tetap Wajib Ada Izin dari Polisi

Dia menjelaskan di dalamnya memuat bahwa bentuk kampanye adalah berupa pertemuan tatap muka dan pertemuan terbatas.

Penulis: Suharli | Editor: Dedi Qurniawan
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Ketua KPU Belitung Timur, Rizal saat diwawancarai awak media di Audotarium Zahari MZ. Kamis (24/9/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Ketua KPUD Belitung Timur Rizal menyampaikan berkenaan dengan metode berkampanye bagi pasangan calon yang sudah diatur dalam PKPU nomor 11 tahun 2020 perubahan atas PKPU nomor 4 tahun 2017.

Dia menjelaskan di dalamnya memuat bahwa bentuk kampanye adalah berupa pertemuan tatap muka dan pertemuan terbatas.

Selain itu juga ada pemasangan alat peraga yang nanti akan difasilitasi KPU dan dapat diadakan oleh paslon sesuai ukuran yang di fasilitasi KPU.

"Penyebaran bahan kampanye, ada 13 item. Ada topi, baju, penutup kepala, stiker, dan ditambah ada mengacu pada protokol kesehatan misalnya hand sanitizer, masker dan face shield," ujar Rizal kepada posbelitung, Selasa (29/9/2020).

Bagaimana dengan kampanye dengan model blusukan?

"Berkenaan dengan kampanye dengan sistem blusukan termasuk metode kampanye penyebaran bahan kampanye," Imbuhnya

Dia menjelaskan walaupun mereka bergerak dari satu tempat ke tempat lain, setiap kegiatan kampanye wajib untuk mendapat izin dari Polres Beltim dengan mengajukan surat tanda terima pemberitahuan (STTP).

Terkait protokol kesehatan ketika melakukan kampanye, paslon maupun tim kampanye pada pertemuan tatap muka dan terbatas wajib melaksanakan protokol kesehatan.

"Contohnya disiapkan hand sanitizer dan cuci tangan untuk digunakan. Serta gunakan masker dan menyiapkan alat pengukur suhu tubuh. Itu kalau kita mengadakan kampanye tatap muka dan pertemuan terbatas," jelas Rizal.

Begitu pula dengan penyebaran bahan kampanye.

Bahan kampanye harus dibungkus dengan plastik, sudah disterilkan dan disemprot disinfektan sebagaimana ketentuan aturan.

"Bahan kampanye harus disampaikan oleh pelaksana atau petugas kampanye dengan menggunakan sarung tangan. Hal ini untuk pencegahan penularan virus covid," bebernya. (posbelitung.co / Suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved