Liga Prancis Paris Saint-Germain Vs Angers, Menang 6-1, Thomas Tuchel Malah Kecewa
Paris Saint-Germain menang 6-1 melawan Angers di laga lanjutan Liga Prancis. Meski begitu Pelatih Thomas Tuchel mengaku masih kecewa.
Penulis: M Ismunadi | Editor: M Ismunadi
POSBELITUNG.CO - Paris Saint-Germain menjamu Angers di Stadion Parc des Princes dalam laga lanjutan Liga Prancis, Sabtu (3/10/2020) dini hari WIB.
Pada laga tersebut PSG berhasil meraih kemenangan besar dengan skor akhir 6-1.
Enam gol PSG pada pertandingan itu dibuat oleh Alessandro Florenzi (menit ke-7), Neymar (36', 47'), Julian Draxler (57'), Idrissa Gueye (71'), dan Kylian Mbappe (84').
Adapun gol hiburan Angers dicetak oleh Ismael Traore pada menit ke-52.
Berkat kemenangan tersebut, PSG pun merangsek naik ke urutan dua klasemen sementara Liga Prancis dengan 12 poin.
Meski begitu, Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, mengaku masih merasa kecewa dengan permainan anak asuhnya di laga konta Angers.
• JADWAL Siaran Bola Akhir Pekan, Laga Pilihan Siaran Langsung RCTI, NET TV, Mola TV dan BeIN Sport
Tuchel kecewa dengan kurangnya efisiensi PSG pada pertandingan tersebut.
Ya, PSG memang memiliki banyak peluang pada laga itu dengan mereka mencatatkan 18 tembakan ke gawang di mana 12 di antaranya sukses menemui sasaran.
Melihat hal tersebut, PSG berarti telah mengonversi 1/3 peluang yang mereka miliki pada laga itu menjadi gol.
• SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Mola TV Chelsea vs Crystal Palace, Pulisic Pulih Tapi Cadangan
Namun, hal tersebut tidak membuat Tuchel puas.
Pelatih asal Jerman itu pun meminta anak asuhnya agar lebih efisien ke depannya dalam hal memanfaatkan peluang.
"Saya sedikit frustrasi dengan kurangnya efisiensi kami," ujar Tuchel seperti dikutip BolaSport.com dari Telefoot.
Meski demikian, Tuchel masih bisa melihat hal positif dari kemenangan besar PSG itu.
Ia merasa kemenangan tersebut telah memberi PSG kepercayaan diri yang tinggi.
"Kami masih menciptakan banyak peluang tetapi waktu dan agresivitas di dalam kotak lebih baik. Kami mencetak banyak gol," kata Tuchel melanjutkan.
"Kami menjalani pertandingan yang hebat dengan kemenangan yang luar biasa. Hal itu memberi kami banyak kepercayaan diri."
• Liga Inggris Chelsea vs Crystal Palace, Kiper Termahal Dunia Gigit Jari di Hari Jadi
"Dalam beberapa pertandingan, sulit untuk menempatkan intensitas pada bola."
"Merebut bola di garis pertahanan lawan yang tinggi dari tim yang tidak teroraganisir membuat kami lebih mudah membuat peluang daripada saat kami menghadapi pertahanan yang diisi 10 pemain."
"Sangat penting untuk menutup ruang saat menyerang. Ini menuntut, intensif, tetapi kami harus melakukan itu."
"Jika kami melakukan itu, akan lebih sulit untuk melakukan serangan balik terhadap kami dan hal itu memungkinkan kami untuk menciptakan peluang," tutur Tuchel menambahkan.
Jalannya pertandingan
PSG berhasil menang besar dengan skor 6-1 lewat dua gol dari Neymar dan satu gol masing-masing dari Kylian Mbappe, Julian Draxler, Idrissa Gueye, dan Alessandro Florenzi.
Gol Florenzi dalam laga ini menjadi gol debutnya untuk Les Parisiens setelah didatangkan dari AS Roma dengan status pinjaman pada awal musim ini.
Pertandingan baru berjalan tujuh menit, Paris Saint-Germain sudah memimpin lewat gol rekrutan anyar mereka, Alessandro Florenzi.
Berawal dari kesalahan Enzo Ebosse mengantisipasi umpan chip dari Julian Draxler, Florenzi, yang tidak dijaga sama sekali oleh pemain belakang Angers, mencongkel bola melewati atas kepala kiper Angers.
Paul Bernardoni hanya mampu melongo dan melihat bola melewati kepalanya, lalu masuk ke gawangnya. Skor 1-0 untuk PSG.
Angers berusaha membalas pada menit ke-12 lewat penyerang mereka, Stephane Bahoken.
Menerima umpan silang dari Sada Thioub, Bahoken melepaskan sundulan ke gawang PSG.
Akan tetapi, bola masih melebar di sisi kiri gawang Keylor Navas.
Angers justru kembali membahayakan gawang PSG pada menit ke-26.
Angelo Fulgini, yang bebas dan membawa bola di sekitar kotak penalti PSG, melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti.
Namun, bola masih meleset tipis di sisi kiri gawang Keylor Navas.
Keasyikan menyerang, Angers justru kebobolan lagi pada menit ke-36.
Berawal dari aksi individu yang dilakukan Kylian Mbappe dengan melewati Abdoulaye Bamba dan Sada Thioub.
Kemudian, Mbappe mengirimkan umpan silang kepada Neymar yang sudah menunggu di dalam kotak penalti.
Tanpa penjagaan, Neymar menceploskan bola ke gawang Paul Bernardoni dengan mudah. Skor 2-0 untuk PSG.
PSG sempat mencetak gol lagi pada menit ke-42 lewat Mbappe.
Namun, penyerang asal Prancis terkena offside terlebih dulu, meskipun sudah memasukkan bola ke gawang Bernardoni.
Sampai babak pertama berakhir, skor 2-0 untuk keunggulan PSG tidak berubah.
Babak kedua baru berjalan selama dua menit, Neymar sudah membuat PSG unggul 3-0 atas Angers.
Menerima umpan silang dari Florenzi, Neymar dengan tenang menceploskan bola ke gawang Bernardoni setelah para pemain belakang Angers gagal menghalau umpan Florenzi.
PSG semakin perkasa dengan unggul tiga gol tanpa balas.
Angers akhirnya membalas tiga gol PSG pada menit ke-52 lewat Ismael Traore.
Menerima umpan dari Pierrick Capelle, Ismael Traore melakukan overlap ke dalam kotak penalti PSG.
Dengan mudah, Traore menceploskan bola ke gawang Keylor Navas. Skor berubah menjadi 1-3.
Lima menit berselang, tepatnya pada menit ke-57, Julian Draxler memberi pelajaran kepada para pemain Angers.
Mitchel Bakker menggiring bola dari sisi kanan pertahanan Angers dan mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti Angers.
Draxler tanpa diduga datang dari lini tengah dan langsung menyambar bola hasil umpan Bakker.
Bola pun dengan mulus bersarang di gawang Angers untuk keempat kalinya. Skor 4-1 untuk PSG.
PSG berhasil mencetak gol kelima mereka pada menit ke-71 lewat pemain pengganti, Idrissa Gueye.
Gueye melepaskan tendangan kaki kanan menyusur tanah dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi oleh Bernardoni.
PSG semakin menjauh dengan skor 5-1 atas Angers.
Tim asuhan Thomas Tuchel sepertinya terlalu kuat untuk Angers dalam laga tersebut.
PSG mencetak gol lagi pada menit ke-84 lewat penyerang andalan mereka, Kylian Mbappe.
Pablo Sarabia, yang masuk menggantikan Marco Verratti pada menit ke-82, mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti Angers.
Tak dijaga oleh satu pun pemain belakang Angers, Mbappe dengan santai menyarangkan bola ke gawang Bernardoni.
Bernardoni harus memungut bola untuk keenam kalinya dalam laga tersebut.
Sampai peluit panjang babak kedua berbunyi, kemenangan PSG 6-1 atas Angers tidak berubah.
PSG 6-1 Angers (Alessandro Florenzi 7', Neymar Jr 36', 47', Julian Draxler 57', Idrissa Gueye 71', Kylian Mbappe 84'; Ismael Traore 52')
Susunan pemain PSG vs Angers:
PSG (4-2-3-1): 1-Keylor Navas; 3-Presnel Kimpembe (22-Abdou Diallo 72'), 5-Marquinhos, 24-Alessandro Florenzi (31-Colin Dagba 72'), 25-Mitchel Bakker; 6-Marco Veratti (19-Pablo Sarabia 82'), 8-Leandro Paredes (27-Idrissa Gueye 64'); 7-Kylian Mbappe, 10-Neymar Jr, 23-Julian Draxler (21-Ander Herrera 64'); 9-Mauro Icardi
Pelatih: Thomas Tuchel
Angers (5-4-1): 1-Paul Bernardoni; 2-Rayan Ait Nouri (21-Mohamed Ali Cho 82'), 4-Mateo Pavlovic, 6-Enzo Ebosse, 8-Ismael Traore, 25-Abdoulaye Bamba (29-Vincent Manceau 77'); 10-Angelo Fulgini, 14-Lassana Coulibaly, 15-Pierrick Capelle (5-Thomas Mangani 77'), 22-Sada Thioub (11-Jimmy Cabot 68'); 19-Stephane Bahoken (9-Lois Diony 68')
Pelatih: Stephane Moulin
Wasit: Frank Schneider
KLASEMEN LIGA PRANCIS/LIGUE 1
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/alessandro-florenzi-dan-kylian-mbappe-merayakan-gol-paris-saint-germain.jpg)