Sebelum Meninggal Tahun 1996, Sang Peramal Buta Sudah Ramal Trump Positif Covid-19

Baba Vanga, peramal buta dari Bulgaria sudah meramal Presiden AS Donald Trump bakal terinfeksi Covid-19. Ramalan itu diungkapkannya sebelum meninggal.

Editor: M Ismunadi
ALEX EDELMAN / AFP
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kenakan masker saat berada di Rumah Sakit Militer Walter Reed 

POSBELITUNG.CO - Presiden AS Donald Trump yang positif terinfeksi Covid-19 dikabarkan telah diramal oleh Baba Vanga, peramal buta dari Bulgaria, yang meramal nasib buruk kesehatan Trump pada tahun ini.

Melansir Mirror pada Sabtu (3/10/2020), Baba, juga dikenal sebagai "Nostradamus dari Balkan", diklaim oleh para penggemarnya telah meramalkan bahwa Trump akan menderita "penyakit misterius" pada 2020 yang akan membuatnya tuli dan menderita tumor otak.

Dikonfirmasi pada Jumat (2/10/2020), bahwa Donald Trump positif terinfeksi Covid-19 bersama dengan istrinya, Melania.

Spekulasi Para Dokter Terhadap Kondisi Trump Yang Berisiko Alami Komplikasi Covid-19

Selain sakit Trump, Baba Vanga telah meramalkan beberapa prediksi yang terjadi lainnya, seperti Brexit, tragedi 9/11, dan tsunami di Thailand.

Dikabarkan dia telah membuat banyak prediksi sebelum kematiannya pada 1996.

Paranormal yang memiliki nama lahir Vangelia Gushterova tumbuh di sebuah pertanian di tempat yang sekarang disebut Makedonia dan dia dibuta dalam badai debu yang terjadi di sana.

Semenjak itulah yang memberinya "pandangan kedua" yang memungkinkannya untuk memprediksi peristiwa masa depan, beberapa di antaranya sangat akurat.

Presiden Amerika Donald Trump dan Istri Positif Covid-19, Asisten Seniornya Lebih Dulu Terinfeksi

Dalam prediksi 1989 dia berkata, "Horor, horor! Saudara-saudara Amerika akan jatuh setelah diserang oleh burung-burung baja. Serigala akan melolong di semak-semak, dan darah yang tidak bersalah akan menyembur.”

Ramalannya tersebut diterjemahkan sebagai peristiwa serangan teror yang mengerikan di Menara Kembar, World Trade Center, di mana gedung itu ditabrak oleh 2 pesawat pada 11 September 2001.

Baba Vanga tidak pernah menuliskan ramalannya sendiri.

Ada orang lain yang membantunya menuliskan ramalan-ramalannya.

Update Covid-19, Bupati Bateng Sekeluarga dan ART Positif Corona, Ajudannya Ikut Terinfeksi

Dia dianggap sangat serius tentang ramalannya, sehingga oleh pemerintah Bulgaria ia dimasukkan dalam ke dalam daftar penerima gaji negara.

Seorang staf tetap sekretaris ditugaskan untuk menuliskan prediksinya dan menuliskan wawancaranya dengan orang-orang yang datang kepadanya untuk meminta nasihat.

Namun, tidak semua yang dia prediksi benar.

Seperti, penyakit Trump sebenarnya dimaksudkan terjadi pada 2019, dan perang nuklir yang dia ceritakan selama 2010 hingga 2014 gagal terwujud.

Kasus Covid-19 Melonjak Perkantoran Bangka Tengah Hendak Ditutup, Ini Penjelasan Gugus Tugas Babel

Daya tarik ramalan Vanga itu sampai membuat Institutes of Suggestology and Parapsychology di Sofia dan Petrich mempelajari kemampuan psikis Vanga secara saintis.

Beberapa ramalan masa depannya masih berlanjut, termasuk perubahan orbit Bumi pada 2023 dan penemuan metode kerja perjalanan waktu pada 2304.

Prediksinya berakhir pada 5079 yang jauh, katanya, akan menandai akhir alam semesta. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Trump Positif Covid-19 telah Diramal Baba Vanga, Sang Peramal Buta

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved