Breaking News:

Penanganan Covid 19

Donald Trump Jadi Kelinci Percobaan Dokter, Dicekoki Obat Covid-19 Belum Teruji Klinis

Keputusan untuk memberikan perawatan itu ke Trump sebelum uji coba bahkan ada cukup data untuk otorisasi penggunaan darurat, membuat ilmuwan bingung

Editor: Hendra
Mandel NGAN / AFP
Presiden AS Donald Trump 

POSBELITUNG.CO, WASHINGTON DC,  - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump terinfeksi Covid-19  Jumat (2/10/2020) dan hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif.

Tim medis memberikannya obat antibodi eksperimental dosis tinggi yang dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi AS, Regeneron.

Obat apa itu? Sejauh mana uji klinisnya? Dan mengapa beberapa pakar menolak penggunaan obat itu sebelum disetujui?

Ini sejumlah faktanya yang perlu Anda ketahui, dikutip dari AFP Minggu (4/10/2020).

Bagaimana pengobatannya?

Pengobatan Regeneron yang disebut REGN-COV2 adalah kombinasi dari "campuran" dua antibodi: protein pelawan infeksi yang dikembangkan untuk mengikat bagian dari virus corona baru, yang digunakannya untuk menyerang sel manusia.

Baca Juga:

Meski Tanpa Gejala, Waspada! Orang Terinfeksi Covid-19 Akan Mengalami Pertanda Ini

Sudah Enam Kepala Daerah Meninggal Terkena Covid-19, Termasuk Bangka Tengah, Ini Daftar Nama-namanya

Jenazah Ibnu Saleh Disalatkan di Halaman Rumah Sakit, Begini Kondisi Terakhirnya Sebelum Meninggal

Antibodi itu menempel pada bagian berbeda dari spike protein-nya virus corona dan mengubah strukturnya.

Mirip dengan cara merusak kunci sehingga tak lagi pas dengan gemboknya.

Vaksin bekerja dengan membuat tubuh memproduksi antibodi sendiri, tetapi para ilmuwan juga menguji antibodi yang sudah jadi dari plasma pasien pulih.

Akan tetapi itu tidak membuat plasma pasien pulih menjadi pengobatan massal.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved