Breaking News:

Jokowi Ingkari Buruh RUU Cipta Kerja Disahkan, INGAT Inilah Janjinya Saat Kampanye Pilpres 2019

Selain berjanji merevisi aturan yang dibuatnya sendiri, Jokowi juga menyebut akan berkomitmen memperbanyak pembangunan rumah murah bagi buruh

Editor: Hendra
Instagram/@jokowi
Presiden Jokowi 

POSBELITUNG.CO , JAKARTA, - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) sudah menyetujui Omnibus law RUU Cipta Kerja menjadi Undang-undang yang diusulkan oleh pemerintahan Joko Widodo, pada Senin (6/10/2020).

UU Cipta Kerja yang disahkan oleh DPR dan pemerintah ini langsung menuai kecaman dan aksi mogok nasional dari para buruh.

Sebab, banyak aturan dalam UU sapu jagat tersebut yang dianggap dapat memangkas hak pekerja dan hanya menguntungkan pengusaha.

Kondisi ini berbeda dengan yang dijanjikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam masa kampanye pilpres 2019 lalu.

Dalam dokumen visi misinya, pasangan capres nomor urut 01 itu menjanjikan sejumlah hal untuk buruh.

Baca Juga:

UU Cipta Kerja Disahkan, Komisi X Permainkan LP Maarif NU, Fadli Zon Minta Maaf Gerindra Setuju

Janji itu terdapat dalam butir 2.6 terkait pengembangkan reformasi ketenagakerjaan.

Dijelaskan bahwa sektor ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam peningkatan produktivitas dan daya saing bangsa.

Untuk itu, upaya perlindungan dan penguatan dilakukan dengan beberapa cara, yakni:

  1. Membangun sistem perburuhan dan pengupahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan buruh sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.
  2. Meningkatkan keterampilan pencari kerja dan buruh dengan pelatihan vokasi dan sertifikasi dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan kalangan pendidikan.
  3. Memperluas akses buruh untuk mendapatkan dana beasiswa pendidikan dan peningkatan keterampilan.
  4. Meningkatkan perlindungan bagi tenaga kerja di sektor informal.
  5. Mempercepat pembenahan sistem, pelayanan dan kualitas buruh migran, akses pembiayaan KUR, serta meningkatkan perlindungan bagi buruh migran secara terintegrasi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved