Breaking News:

Krisdayanti Dukung Omnibus Law, UU Cipta Kerja Disebut Terobosan Hukum untuk Bangsa dan Rakyat

Krisdayanti, penyanyi yang kini duduk di Senayan sebagai wakil rakyat, mendukung Omnibus Law UU Cipta Kerja. Menurutnya UU tersebut adalah terobosan.

Instagram
Krisdayanti Dukung Omnibus Law UU Cipta Kerja. 

POSBELITUNG.CO - Reaksi rakyat yang kisruh akibat disahkannya Omnibus Law yang diwujudkan pada UU Cipta Kerja nyatanya mengundang perhatian penyanyi yang kini duduk di Senayan sebagai wakil rakyat, Krisdayanti.

Lewat unggahan Instagramnya @krisdayantilemos pada Senin (5/10/2020), Krisdayanti tampak memamerkan potretnya tatkala berdiri di dalam gedung DPR RI.

Berbalut busana berwarna ungu berpadu silver, anggota Komisi IX DPR RI tersebut mengulas senyum manisnya ke arah kamera.

Bersamaan dengan itu, Krisdayanti menorehkan kalimat bijak yang menyinggung soal pengesahan UU Cipta Kerja.

UU Cipta Kerja Disahkan, Ini Reaksi Fadli Zon yang Partainya Setuju, Fahri Hamzah Tahu Bakal Kacau

"Pada dasarnya pemerintah Pusat akan mencari solusi yang terbaik untuk semua masyarakat Indonesia. Tidak ada niat untuk memanjakan para pengusaha dan investor seperti yang selama ini disampaikan oleh sekelompok pihak," buka Krisdayanti.

"RUU Cipta Kerja sebagai terobosan hukum untuk Bangsa dan seluruh Rakyat Indonesia, yang nantinya dapat memudahkan disemua sektor dan bidang untuk melakukan pekerjaannya,"

"Pada akhirnya gagasan Omnibus Law diwujudkan pada RUU Cipta Kerja yang mempunyai tujuan untuk memudahkan penciptaan lapangan kerja, percepatan peningkatan investasi, dan peningkatan produktivitas yang diyakini akan bisa terealisasi jika RUU Cipta Kerja nantinya ditetapkan menjadi Undang-undang," tutup Krisdayanti.

Sudah Disahkan DPR, Bisakah UU Cipta Kerja Dibatalkan? Berikut Penjelasannya

Suara Fahri Hamzah

DPR RI dan Pemerintah akhirnya resmi menyetujui dan mengesahkan RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang, Senin (5/10/2020), kemarin.

Pengesahan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang menjadi kontroversi dan mendapat penolakan dari para buruh pekerja.

Para massa buruh pun kemudian menggelar aksi demo penolakan.

Halaman
1234
Editor: M Ismunadi
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved